Rekor Transfer Terpecahkan, Liverpool Depak Pemain Setelah Dua Musim
Rekor Transfer Terpecahkan, Liverpool Depak Pemain Setelah Dua Musim - sumber: (givemesport)
Berita Liga Inggris – Klub Liga Inggris kerap memecahkan rekor transfer demi mendatangkan pemain yang dianggap bisa meningkatkan peluang meraih trofi. Namun, hal ini tidak selalu berjalan mulus bagi Liverpool. Musim panas lalu, The Reds mendatangkan Florian Wirtz dan Alexander Isak dengan biaya gabungan £241 juta, namun keduanya belum mampu memberikan dampak signifikan di bawah era Jurgen Klopp di Anfield.
Pada tahun 1999, Liverpool juga pernah melakukan gebrakan serupa dengan merekrut penjaga gawang Sander Westerveld dari Vitesse Arnhem seharga £4 juta, memecahkan rekor transfer untuk posisi kiper di Inggris. Westerveld menjadi bagian dari perombakan besar oleh pelatih Gerard Houllier yang mendatangkan tujuh pemain baru dengan total pengeluaran £30 juta. Meski awalnya tampil menjanjikan, Westerveld kemudian digantikan dua kiper baru hanya setahun setelah kedatangannya, dan dianggap sebagai salah satu rekrutan terburuk dalam sejarah klub.
Di musim pertamanya, Westerveld tampil impresif dengan 36 penampilan di Liga Inggris, membantu Liverpool mencatatkan 14 clean sheet. Namun, insiden kartu merah saat melawan Everton pada September 1999 berujung pada kritik, meski Houllier justru memuji karakter sang kiper. Westerveld tetap menjadi pilihan utama selama musim 2000/01, di mana Liverpool meraih treble gelar piala: Piala Liga, Piala FA, dan Piala UEFA.
Ironisnya, meski sukses di musim debutnya, rumor ketidakpuasan Houllier terhadap Westerveld mulai muncul. Kesalahan dalam pertandingan, seperti gol bunuh diri melawan Chelsea, membuat Liverpool mencari pengganti. Meskipun Westerveld sempat diyakinkan bahwa posisinya aman, Liverpool akhirnya mendatangkan Jerzy Dudek dan Chris Kirkland, mengakhiri karier Westerveld di Anfield.
Westerveld kemudian pindah ke Real Sociedad pada Desember 2001 dengan harga £3.4 juta, setelah sempat mempertimbangkan pensiun. Dia baru memahami situasi transfer ketika mengetahui bahwa Liverpool awalnya hanya ingin merekrut Dudek, tetapi akhirnya juga mendatangkan Kirkland. Meski sempat menyimpan kekecewaan, Westerveld akhirnya memaafkan Houllier dan mengenang kariernya di Liverpool dengan rasa syukur kepada pelatih yang telah membawanya ke klub impiannya. Setelah meninggalkan Liverpool, Westerveld bermain untuk beberapa klub lain sebelum pensiun pada 2013.
Artikel Tag: Liverpool, Jurgen Klopp, Gerard Houllier