Republik Dominika Kecewa Putusan Wasit di Semifinal World Baseball Classic
Wasit Cory Blaser memutuskan lemparan Mason Miller sebagai strike ketiga terhadap pemain Dominika Geraldo Perdomo di laga semifinal World Baseball Classic. (Foto: AP)
Tim nasional Republik Dominika mengungkapkan kekecewaan setelah keputusan kontroversial wasit mengakhiri pertandingan semifinal World Baseball Classic melawan Amerika Serikat di loanDepot Park, Minggu (15/3) malam waktu setempat.
Pertandingan berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Amerika Serikat setelah wasit home plate Cory Blaser memutuskan lemparan slider dari closer AS Mason Miller sebagai strike ketiga terhadap shortstop Dominika Geraldo Perdomo.
Lemparan tersebut dinilai banyak pihak berada di bawah zona strike, sehingga memicu protes dari para pemain Dominika.
Keputusan tersebut sekaligus memastikan kemenangan AS dan membawa mereka melaju ke partai final turnamen.
Meski kecewa, para pemain Dominika tetap berusaha menunjukkan sikap positif setelah pertandingan.
Bintang tim Juan Soto menilai performa tim sepanjang turnamen tetap menunjukkan kualitas mereka sebagai salah satu tim terbaik.
“Kami sudah menunjukkan kepada dunia siapa tim terbaik dalam bisbol,” ujar Soto kepada ESPN.
Perdomo mengaku yakin lemparan terakhir tersebut seharusnya dinyatakan sebagai bola. Ia mengatakan sudah merasa sejak awal bahwa keputusan tersebut tidak tepat.
“Itu 100 persen bola. Saya tahu itu,” kata Perdomo.
Kontroversi juga muncul karena turnamen ini belum menggunakan sistem Automated Ball-Strike (ABS), teknologi yang dirancang untuk membantu menentukan bola dan strike secara lebih akurat.
Sistem tersebut rencananya akan mulai diterapkan di Major League Baseball musim ini, namun belum digunakan dalam World Baseball Classic.
Manajer umum Republik Dominika Nelson Cruz menilai keputusan tersebut merupakan bagian dari permainan, meskipun timnya hanya kalah dalam selisih yang sangat tipis.
“Anda bisa kalah hanya karena selisih beberapa inci. Mudah-mudahan di masa depan kita bisa menantang keputusan seperti itu,” kata Cruz.
Dalam pertandingan tersebut, Dominika sempat unggul lebih dulu setelah home run dari Junior Caminero memberikan keunggulan 1-0.
Namun Amerika Serikat membalikkan keadaan melalui home run dari Gunnar Henderson dan Roman Anthony pada inning keempat.
Setelah itu, bullpen Amerika Serikat berhasil menahan serangan Dominika hingga akhir pertandingan.
Kemenangan tersebut membawa Amerika Serikat ke final World Baseball Classic untuk menghadapi pemenang semifinal antara Italia dan Venezuela pada Selasa (17/3).
Artikel Tag: bisbol