Roki Sasaki Kembangkan Lemparan Ketiga Demi Jadi Starter Dodgers
Bagi Roki Sasaki, pengembangan variasi lemparan ini dianggap penting untuk meningkatkan efektivitasnya sebagai starter. (Foto: AP)
Pelempar muda asal Jepang Roki Sasaki berupaya bangkit dengan mengembangkan variasi lemparan baru untuk musim MLB 2026 bersama Los Angeles Dodgers.
Fokus utamanya adalah menemukan lemparan ketiga yang cukup konsisten untuk melengkapi lemparan fastball dan splitter andalannya.
Pada musim rookie sebagai starter, Sasaki mengalami berbagai kesulitan.
Dalam delapan penampilan awalnya, ia mencatat ERA 4,72 dan persentase walk yang jauh di atas rata-rata liga.
Penurunan kecepatan lemparan serta cedera bahu yang membuatnya absen selama beberapa bulan semakin memperumit proses adaptasinya di level tertinggi bisbol dunia.
Meski demikian, perubahan peran menjadi reliever pada akhir musim justru memberikan dampak positif.
Roki Sasaki tampil impresif di postseason dengan ERA 0,84 dan tiga penyelamatan penting, membantu Dodgers mempertahankan performa kompetitif mereka.
Keberhasilan tersebut memberi kepercayaan diri baru sekaligus perspektif berbeda menjelang musim berikutnya.
Memasuki spring training, Sasaki mulai bereksperimen dengan beberapa jenis lemparan tambahan, termasuk cutter dan slider dengan putaran gyro-spin.
Ia juga berencana menambahkan two-seam fastball yang bergerak ke dalam terhadap pemukul tangan kanan.
Pengembangan variasi lemparan ini dianggap penting untuk meningkatkan efektivitasnya sebagai starter, terutama menghadapi pemukul yang sudah terbiasa membaca kombinasi fastball dan splitter miliknya.
General manager Dodgers, Brandon Gomes, menyebut kondisi Roki Sasaki saat ini jauh lebih baik dibandingkan musim sebelumnya.
Ia menilai sesi bullpen Sasaki menunjukkan peningkatan kualitas gerakan bola serta kontrol lemparan.
Dengan fondasi fastball dan splitter yang sudah kuat, tambahan variasi lemparan diyakini akan membuatnya semakin sulit ditebak lawan.
Sebelumnya, organisasi Dodgers sempat menempatkan Sasaki di Triple-A bersama Oklahoma City Comets untuk memulihkan kondisi fisik sekaligus menyesuaikan peran barunya.
Langkah tersebut terbukti membantu proses pemulihan performanya menjelang akhir musim.
Manajer Dodgers, Dave Roberts, menegaskan bahwa musim 2026 akan menjadi periode penting bagi perkembangan Sasaki sebagai starter penuh.
Sementara itu, presiden operasi bisbol tim, Andrew Friedman, memastikan bahwa tim akan memberi kesempatan bagi pelempar berusia 24 tahun tersebut untuk membuktikan kemampuannya sepanjang musim.
Roki Sasaki sendiri mengakui bahwa kegagalannya musim lalu lebih disebabkan faktor yang sebenarnya bisa ia kendalikan, seperti konsistensi mekanik dan kesiapan fisik.
Dengan pengalaman tersebut, ia kini memasuki musim baru dengan pola pikir berbeda dan target utama untuk tetap sehat serta tampil stabil sepanjang kompetisi.
Jika mampu mengembangkan lemparan ketiga yang efektif, Sasaki berpeluang kembali menjadi bagian penting dalam rotasi starter Dodgers dan menunjukkan potensi besar yang selama ini diharapkan darinya di MLB.
Artikel Tag: mlb, Los Angeles Dodgers, Roki Sasaki