Ronwen Williams Bicara Target dan Perannya Sebagai Kapten Afrika Selatan
Afrika Selatan via gettyimages
Berita Sepak Bola: Meski berhasil mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 dengan finis di atas Nigeria pada babak kualifikasi, Ronwen Williams memilih tetap membumi. Kapten Afrika Selatan itu menegaskan bahwa target utama timnya bukanlah bermimpi terlalu jauh.
Mereka tersingkir dari Piala Afrika edisi terakhir di babak 16 besar, dan setelah kekalahan kandang 2-1 dari Panama pada bulan Maret, Williams tidak terlalu terbawa suasana jelang laga menghadapi Meksiko, Republik Ceko, dan Korea Selatan di Grup A Piala Dunia 2026.
"Saya rasa kita perlu realistis tentang peluang kita. Yang terpenting adalah lolos dari babak grup," kata Ronwen Williams kepada Newsday di BBC World Service.
"Mentalitas yang perlu kita miliki adalah: bisakah kita bersaing? Bisakah kita hadir? Bisakah kita berprestasi?"
Meskipun Afrika Selatan meraih empat poin di grup mereka pada Piala Dunia tahun 2002 dan 2010, mereka belum pernah lolos ke putaran kedua Piala Dunia, yang berarti tempat di babak 32 besar turnamen akan menjadi sebuah kemajuan.
Williams "sangat menyukai" perannya sebagai kapten timnya, dan menggambarkan gaya kepemimpinannya sebagai gaya yang membawa "stabilitas".
"Anda adalah perekatnya," jelasnya. "Itu selalu menjadi sesuatu yang saya lakukan. Bahkan sejak saya mulai bermain di liga lokal ketika masih kecil.
"Saya rasa saya memang ditakdirkan untuk itu. Saya sangat menghargai jabatan kapten, tanggung jawab yang menyertainya."
Dia menepis anggapan klise dalam sepak bola bahwa penjaga gawang sulit menjadi kapten hebat karena mereka seringkali terpisah dari panasnya pertempuran di lapangan.
"Saat ini, wasit selalu meminta kapten untuk menugaskan pemain tengah agar lebih mudah, sehingga kita tidak membuang waktu dengan saya berlari dari gawang," ungkapnya.
Artikel Tag: Afrika Selatan, Piala Dunia, Piala Dunia 2026