Kanal

Sang Mantan Lawan Pertanyakan Rekor Kemenangan Floyd Mayweather Jr

Penulis: Abdi Ardiansyah
14 Agu 2026, 20:32 WIB

Floyd Mayweather Jr vs Zab Judah

Berita Tinju - Floyd Mayweather Jr mengakhiri karier profesional dengan rekor sempurna 50 kemenangan tanpa kekalahan. Catatan tersebut menjadi bagian penting dari warisan Mayweather dan turut memperkuat statusnya sebagai salah satu petinju terbaik dalam sejarah.

Namun, perjalanan menuju rekor 50-0 itu tidak sepenuhnya bebas dari kontroversi. Sejumlah mantan lawannya pernah mengklaim bahwa mereka seharusnya mendapatkan kemenangan ketika menghadapi Mayweather.

Salah satu nama yang paling sering dibicarakan adalah Jose Luis Castillo. Ia kalah melalui keputusan angka dalam pertemuan pertama dengan Mayweather pada 2002, tetapi banyak pengamat menilai Castillo tampil cukup baik untuk memenangkan pertarungan tersebut.

Oscar De La Hoya juga pernah menyatakan bahwa dirinya merasa dirugikan ketika kalah angka tipis dari Mayweather pada 2007.

Kini, Zab Judah ikut mempertanyakan status tak terkalahkan Floyd Mayweather Jr. Mantan juara dunia kelas welter itu merasa hasil pertarungan mereka pada 2006 seharusnya bisa berbeda.

Dalam wawancara dengan All The Smoke Fight, Judah mengingat kembali jalannya pertandingan yang berlangsung di Thomas & Mack Center, Las Vegas.

"Banyak orang mengatakan saya memenangkan lima ronde pertama. Jika ditambah dengan knockdown, berarti saya sudah mengambil enam ronde. Pertarungan berlangsung 12 ronde. Kalau saya menang enam ronde dan dia juga menang enam, seharusnya hasilnya imbang," ujar Judah.

Yang menjadi sorotan Judah bukan hanya soal penilaian juri. Ia juga menyinggung insiden kontroversial pada ronde ke-10 ketika ayah sekaligus pelatih Mayweather, Roger Mayweather, masuk ke dalam ring setelah terjadi keributan akibat pukulan rendah yang dilancarkan Judah.

Menurut Judah, tindakan tersebut seharusnya memiliki konsekuensi lebih serius berdasarkan aturan pertandingan.

"Kalau dua petinju sedang bertarung dan ada orang lain masuk ke dalam ring, seharusnya itu berujung diskualifikasi. Jadi ada kejadian nyata dalam pertarungan tersebut yang menurut saya seharusnya mengubah hasilnya," katanya.

Pertarungan itu sendiri berakhir dengan kemenangan angka mutlak untuk Mayweather. Tiga juri memberikan skor 116 112, 117 111, dan 119 109 untuk Mayweather.

Judah memang sempat memberikan perlawanan sengit pada beberapa ronde awal dan bahkan menjatuhkan Mayweather pada ronde ke-10. Namun, Mayweather kemudian mampu mengendalikan pertandingan hingga bel terakhir.

Bagi Judah, jika hasil pertarungan tersebut diubah menjadi kemenangan atau bahkan diskualifikasi untuk Mayweather, perjalanan karier sang legenda tentu akan terlihat berbeda.

"Kalau kita mengubah hasil itu, seluruh perjalanan karier Floyd sebagai petinju terbaik sepanjang masa juga berubah, karena dia tidak lagi memiliki rekor 50-0," ujar Judah.

Klaim Judah tidak mengubah catatan resmi Floyd Mayweather Jr. Hingga kini, Mayweather tetap tercatat sebagai petinju dengan 50 kemenangan dari 50 pertarungan profesional.

Artikel Tag: Floyd Mayweather Jr, kelas welter, oscar de la hoya, Zab Judah

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru