Sarri Puji Penampilan Gemilang Kiper Lazio, Targetkan Final Coppa Italia
Sarri Puji Penampilan Gemilang Kiper Lazio, Targetkan Final Coppa Italia - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia: Laga Semifinal Coppa Italia antara Atalanta dan Lazio di New Balance Arena, Bergamo, pada 22 April 2026 berakhir dengan drama adu penalti yang menegangkan. Maurizio Sarri, pelatih kepala Lazio, memberikan pujian setinggi langit kepada kiper muda Edoardo Motta yang tampil heroik dengan menyelamatkan empat penalti berturut-turut, termasuk sebelumnya menepis sundulan berbahaya dari Gianluca Scamacca yang memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu.
Pertandingan ini sungguh penuh ketegangan, di mana Lazio sempat unggul dua kali tetapi harus puas dengan hasil imbang 3-3 secara agregat. Gol cepat Alessio Romagnoli diimbangi oleh gol Mario Pasalic yang memanfaatkan defleksi, membuat skor 1-1 di malam itu. Namun, dalam adu penalti, keberanian dan ketangguhan Motta menjadi kunci kemenangan Lazio.
Sarri mengungkapkan kebanggaannya terhadap perjalanan Lazio hingga ke final. "Ini adalah perjalanan luar biasa bagi kami. Kami berhasil menyingkirkan Milan dan Bologna, finalis musim lalu, dan malam ini mengalahkan lawan hebat seperti Atalanta," ujarnya penuh semangat. Keberhasilan ini tidak hanya membawa Lazio ke final Coppa Italia melawan Inter pada 13 Mei, tetapi juga memastikan tempat di Supercoppa Italiana Final Four.
Meskipun Lazio menunjukkan ketahanan luar biasa, Sarri mengakui masalah utama timnya adalah kesulitan mencetak gol. "Tim ini sudah solid dan sulit dikalahkan, tetapi mencetak gol adalah tantangan besar kami," tambahnya. Sarri juga memuji Motta yang menggantikan Ivan Provedel yang cedera, menyebutnya sebagai kiper spesialis penalti dengan prospek cerah ke depan.
Pertandingan final nanti akan digelar di Stadio Olimpico, yang juga merupakan kandang Lazio. Meski demikian, ada kekhawatiran terkait kehadiran suporter yang telah memboikot pertandingan kandang sebagai bentuk protes terhadap presiden klub, Claudio Lotito. Sarri berharap para suporter dapat mengesampingkan aksi boikot untuk mendukung tim di final. "Saya sangat menghormati keputusan mereka, tetapi jika mereka hadir, itu akan membuat saya pelatih paling bahagia di dunia," tuturnya.
Setelah adu penalti, Sarri tampak mencari seseorang di tribun. Ternyata, ia sedang mencari temannya yang dipercaya membawa keberuntungan. "Dia selalu berkata bahwa kami akan lolos, jadi saya mencarinya untuk berbagi kebahagiaan ini," jelas Sarri sambil tersenyum.
Artikel Tag: Maurizio Sarri, Lazio