Sebastian Korda Kejutkan Carlos Alcaraz Usai Ambil Jalan Berliku Di Miami
Sebastian Korda
Berita Tenis: Sebastian Korda tidak mau menyerah untuk kali kedua di Miami Open musim 2026, di mana ia akhirnya mengamankan kemenangan mengejutkan atas Carlos Alcaraz.
Setelah gagal menyelesaikan pertandingan pada kedudukan 5-4 di set kedua dan kehilangan lima game berturut-turut di tengah kebangkitan petenis peringkat 1 dunia, Alcaraz yang penuh semangat, petenis tuan rumah bangkit kembali dengan mengesankan demi mengamankan kemenangan 6-3, 5-7, 6-4 di babak ketiga Miami Open yang berlangsung selama 2 jam 19 menit.
Bertanding sebagai petenis peringkat 36 dunia, ia adalah petenis dengan peringkat terendah yang mengalahkan petenis berkebangsaan Spanyol, Alcaraz sejak petenis peringkat 55 dunia, David Goffin menundukkannya di babak kedua Miami Open musim lalu.
Setelah memulai musim 2026 dengan sempurna 16-0, petenis peingkat 1 dunia kini telah kalah dalam dua dari tiga pertandingan terakhirnya, termasuk kekalahan di semifinal melawan Daniil Medvedev di Indian Wells Open.
“Saya menempuh jalan yang berliku, itu pasti,” aku Korda. “Ada sedikit lebih banyak tekanan daripada yang saya inginkan, tetapi saya senang dengan cara saya bermain, senang dengan bagaimana saya tetap bertahan. Saya terus percaya. Saya sempat berada dalam beberapa situasi sulit, tetapi saya terus maju dan bermain dengan sangat baik pada akhirnya.”
Setelah absen selama dua setengah bulan pada musim lalu karena cedera retak tulang kering kanan dan merosot ke peringkat 86 dunia, ia menunjukkan betapa berbahaya dirinya ketika ia berada dalam kondisi sepenuhnya prima.
Mantan petenis peringkat 15 dunia yang telah mengoleksi tiga gelar, menampilkan permainan yang tenang di set pembuka, dengan akurasi servis pertama mencapai 75 persen dan mencetak lima ace.
Alcaraz sempat kehabisan akal, tetapi petenis unggulan pertama memperlihatkan daya juang untuk bangkit yang penuh semangat di akhir set kedua. Meskipun ia menampilkan serangkaian gerakan yang percaya diri, petenis tuan rumah melakukan tiga unfored error dengan pukulan backhand sebelum akhirnya kehilangan servisnya saat mencoba menutup pertandingan pada kedudukan 5-4.
Itu adalah bagian dari rentetan lima game kemenangan Alcaraz untuk memaksa set penentu, tetapi petenis tuan rumah kembali tenang dan menemukan kembali pukulan-pukulan memukaunya serta kejelasan taktis untuk menutup pertandingan. Dengan kemenangan tersebut, ia kini mencatatkan 2-4 dalam head to head mereka. Dengan kemenangan tersebut, ia menjadi petenis putra AS keenam yang menundukkan petenis peringkat 1 dunia sejak musim 2015.
Korda kini akan berupaya menyamai hasil terbaiknya di Miami Open, di mana ia mencapai perempatfinal pada musim 2021 dan 2025. Untuk melakukannya, ia harus mengalahkan rekan senegara Alcaraz, Martin Landaluce di babak keempat setelah ia menaklukkan petenis unggulan ke-14, Karen Khachanov dengan 6-3, 7-6.
Artikel Tag: miami open, Carlos Alcaraz, Sebastian Korda