Kanal

Sempat Mendominasi, Persija Jakarta Kewalah Setelah Kehilangan Jordi Amat

Penulis: Dayat Huri
06 Apr 2026, 08:15 WIB

Persija Jakarta takluk di markas Bhayangkara FC/foto dok Persija Jakarta

Berita Super League: Persija Jakarta harus pulang dengan tangan hampa setelah takluk 1-3 dalam lawatan ke markas Bhayangkara FC.

Bertanding di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Minggu (5/4/2026), Macan Kemayoran sebenarnya sempat mendominasi laga, namun situasi berubah drastis setelah mereka dipaksa bermain dengan sepuluh orang akibat kartu merah yang diterima Jordi Amat di awal babak kedua.

Laga pekan ke-26 Super League musim 2025/2026 ini dimulai dengan menjanjikan bagi tim tamu. Baru satu menit berjalan, Rayhan Hannan sukses mencetak gol melalui sundulan akurat memanfaatkan umpan Allano Lima.

Namun, keunggulan itu sirna di menit ke-28' setelah Moussa Sidibe menyamakan kedudukan. Malapetaka bagi Persija Jakarta benar-benar terjadi saat Jordi Amat diusir wasit, yang membuat skema permainan racikan Mauricio Souza menjadi berantakan.

Meski kalah jumlah pemain, Persija Jakarta sempat memimpin kembali melalui tendangan bebas Fabio Calonego di menit ke-63'. Sayangnya, stamina yang terkuras membuat lini pertahanan goyah.

Bhayangkara FC sukses membalikkan keadaan melalui gol Dendy Sulistyawan dan gol kedua Sidibe di masa injury time.

Mauricio Souza mengakui bahwa pengusiran pemain menjadi titik balik yang menyulitkan timnya untuk menjaga konsistensi.

"Kami memulai pertandingan sesuai dengan apa yang kami rencanakan. Kami sangat tenang di dalam penguasaan bola, kita tahu di mana bisa menemukan ruang untuk sampai ke gawang lawan. Kami berhasil mencetak gol dan masih ada beberapa peluang lagi untuk menyelesaikan di gawang lawan," ujar Mauricio Souza seperti dikutip dari laman resmi klub.

Pelatih asal Brasil tersebut tidak bisa menutupi kekecewaannya atas hasil minor di Super League musim 2025/2026 ini.

"Apa yang seharusnya memberikan kami semangat dan motivasi, malah membawa kekecewaan. Kami tiba-tiba berhenti bermain, kami mulai memberikan ruang di lini pertahanan yang tidak seharusnya diberikan, sampai kita kemasukan gol dari bola liar di dalam kotak penalti," kata Mauricio Souza.

Menutup pernyataannya, ia menegaskan bahwa Persija Jakarta akan segera bangkit.

"Setelah babak kedua, saya tidak punya banyak hal yang bisa dikatakan karena permainan benar-benar terkondisikan oleh pengusiran satu pemain kami. Kami akan tetap terus berusaha keras, berjuang sekuat tenaga untuk menghormati baju Persija ini," pungkasnya.

Artikel Tag: persija jakarta, Bhayangkara FC, Super League, Mauricio Souza

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru