Sha’Carri Richardson Menangi Lomba Lari Stawell Gift 2026 di Australia
Sha'Carri Richardson menyusul rombongan pelari di sekitar 90 meter terakhir dan melesat menuju garis finis dengan catatan waktu 13,15 detik. (Foto: AP)
Sprinter Amerika Sha'Carri Richardson mencatat kemenangan impresif di Stawell Gift 2026 setelah menyalip seluruh pesaingnya dari posisi start nol dalam lomba 120 meter di atas lintasan rumput, Senin (6/4) waktu setempat.
Pada edisi ke-144 ajang tersebut, Richardson tampil spektakuler dengan mengejar ketertinggalan sejak awal sebelum akhirnya menyusul rombongan pelari di sekitar 90 meter terakhir dan melesat menuju garis finis dengan catatan waktu 13,15 detik.
“Saya hanya memastikan tetap sabar di 10 meter pertama seperti yang diarahkan pelatih, lalu mengeksekusi sisa lomba,” ujar Sha'Carri Richardson usai balapan. “Saya mulai yakin akan menang saat melewati 90 meter.”
Atlet berusia 26 tahun itu menjadi salah satu dari sedikit pelari yang mampu memenangi Stawell Gift dari posisi scratch, yakni harus berlari penuh tanpa keunggulan start.
Ia juga berhak atas hadiah sebesar 40.000 dolar Australia.
Sha'Carri Richardson datang ke Australia dengan reputasi sebagai salah satu sprinter tercepat di dunia.
Ia sebelumnya meraih medali perak nomor 100 meter di Olimpiade Paris 2024 serta medali emas estafet 4x100 meter. Selain itu, ia juga merupakan juara dunia 100 meter pada 2023.
Kemenangan ini tidak diraih dengan mudah.
Pada babak semifinal sebelumnya, Richardson nyaris tersingkir setelah melakukan kesalahan dengan mengendurkan laju terlalu cepat di garis akhir. Ia hanya menang tipis 0,007 detik dalam foto finis.
Namun di final, Richardson tampil lebih disiplin.
Ia langsung mengejar sejak awal dan mempertahankan kecepatan hingga melewati garis finis tanpa kesalahan.
Usai lomba, Richardson merayakan kemenangan bersama penonton sebelum memeluk pasangannya, Christian Coleman, yang juga ikut berpartisipasi dalam nomor putra.
Namun, Coleman gagal melaju ke final setelah finis di posisi keenam pada semifinal dengan waktu 12,48 detik.
Format lomba yang hanya meloloskan juara tiap semifinal membuatnya tersingkir, meski sempat memperkecil jarak di akhir lomba.
“Ketika Anda memberikan jarak terlalu jauh kepada lawan, itu menjadi sangat sulit,” kata Coleman.
Di nomor putra, pelari Australia Olufemi Komolafe keluar sebagai juara, mengungguli Jake Ireland dan Liam van der Schaaf.
Ajang Stawell Gift dikenal sebagai salah satu lomba lari tradisional di Australia yang menggunakan sistem handicap, diikuti ratusan peserta dari berbagai tingkat kemampuan.
Keunikan format tersebut menjadikan kemenangan Richardson semakin istimewa.
Artikel Tag: Sha'Carri Richardson