Shakur Stevenson Siap Permalukan Ryan Garcia Jika Benar-Benar Bertarung
Shakur Stevenson (kanan) dan Ryan Garcia. (Foto: Fight TV)
Petinju kelas ringan dan super ringan, Shakur Stevenson, menegaskan keyakinannya bisa mengalahkan Ryan Garcia dengan mudah jika duel keduanya benar-benar terwujud dalam waktu dekat.
Pernyataan itu muncul tak lama setelah Garcia meraih kemenangan dominan atas Mario Barrios dalam laga utama bertajuk “The Ring: High Stakes” di T-Mobile Arena, Las Vegas, Sabtu (21/2) malam.
Ryan Garcia yang sukses merebut sabuk juara dunia WBC kelas welter langsung menyuarakan keinginannya untuk menghadapi Stevenson berikutnya.
Di lorong arena seusai pertandingan, keduanya bahkan sempat berpapasan dan saling menegaskan niat untuk bertarung.
“Ayo lakukan seperti dulu,” ujar Garcia. Stevenson pun merespons singkat, “Mari kita wujudkan.”
Meski opsi besar lain terbuka bagi Garcia, termasuk potensi rematch sekaligus duel unifikasi gelar melawan Devin Haney, nama Stevenson justru paling lantang disebut dalam pidato kemenangan Garcia.
Hal itu semakin memanaskan spekulasi mengenai kemungkinan pertarungan dua bintang muda tersebut.
“Ryan melakukan tugasnya dengan baik,” kata Shakur Stevenson kepada DAZN. “Dia ingin melawan saya, dan saya juga ingin melawannya, jadi seharusnya mudah untuk diwujudkan. Satu-satunya yang saya minta adalah dia menjalani tes VADA dan semuanya bersih. Tidak ada kecurangan. Dan saya akan membuatnya terlihat mudah.”
Stevenson juga mengakui duel Garcia kontra Haney akan menjadi laga besar. Namun menurutnya, pertarungan melawan dirinya memiliki daya tarik lebih besar.
Ia menilai duel dua nama besar tanpa harus mempertaruhkan sabuk pun sudah cukup untuk menarik perhatian dunia tinju.
Bulan lalu, Shakur Stevenson menjalani debutnya di kelas 140 pound dan mencatat kemenangan meyakinkan atas Teofimo Lopez Jr. untuk merebut gelar The Ring dan WBO.
Kemenangan itu semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu petinju elite lintas divisi.
Meski Ryan Garcia kini berstatus juara dunia kelas welter dengan rekor 25-2 (20 KO), Stevenson (25-0, 11 KO) tetap percaya diri. Ia hanya mengajukan satu syarat utama, yakni pertarungan digelar di kelas tangkapan 144 pound.
“Kita bertemu di tengah,” ujar Shakur Stevenson. “Kami dua bintang besar. Ini pertarungan besar. Kami tidak butuh sabuk untuk membuatnya besar. Gelar itu tidak akan membuat perbedaan.”
Garcia sendiri memiliki motivasi tambahan. Ia dan Stevenson pernah beberapa kali berhadapan di level amatir sekitar satu dekade lalu.
Ryan Garcia merasa memiliki urusan yang belum selesai dan ingin membalas di level profesional.
Dengan sejarah panjang, status bintang, dan kepercayaan diri tinggi dari kedua kubu, duel Stevenson kontra Garcia berpotensi menjadi salah satu pertarungan terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Kini publik menanti apakah negosiasi benar-benar mengarah pada realisasi pertarungan panas tersebut.
Artikel Tag: Devin Haney, Ryan Garcia, Shakur Stevenson