Shawn Porter Buka Peluang Kembali ke Ring Hadapi Tim Bradley
Shawn Porter
Berita Tinju - Shawn Porter tampaknya belum sepenuhnya menutup pintu untuk kembali naik ring. Mantan juara dunia kelas welter tersebut mengungkap kemungkinan menjalani pertarungan melawan Tim Bradley, meski keduanya sudah cukup lama meninggalkan persaingan profesional.
Porter merupakan mantan juara dunia kelas welter versi IBF dan WBC. Ia pertama kali merebut sabuk IBF pada 2013 dan mempertahankannya hingga 2014, sebelum kemudian kembali menjadi juara dunia ketika memenangkan gelar WBC pada 2018.
Sepanjang kariernya, Porter berhadapan dengan sejumlah nama besar di kelas welter. Ia pernah menghadapi Errol Spence Jr, Adrien Broner, Paulie Malignaggi dan Keith Thurman, sebelum akhirnya memutuskan pensiun setelah dihentikan Terence Crawford pada November 2021.
Kini, hampir lima tahun setelah pertarungan terakhirnya, Porter justru membuka kemungkinan untuk kembali bertanding. Lawan yang disebutnya adalah Tim Bradley, mantan juara dunia dua kelas yang sudah tidak bertarung sejak 2016.
Berbicara kepada FightHype, Porter mengatakan rencana tersebut sangat bergantung kepada kesediaan Bradley. Porter bahkan mengaku penasaran untuk membuktikan bahwa Bradley tidak akan mampu mengunggulinya dalam pertarungan tinju.
“Sejujurnya, semuanya tergantung pada dia. Kalau dia ingin saya menghajarnya, saya akan melakukannya. Kami berdua memiliki sedikit kompleks sebagai petinju yang bertubuh kecil,” ujar Porter.
Porter juga mengungkapkan bahwa dirinya dan Bradley sering terlibat perdebatan mengenai kemampuan masing masing ketika bekerja bersama sebagai analis. Bradley disebut yakin dirinya masih mampu mengalahkan Porter dengan teknik tinju.
“Yang membuat penasaran adalah meskipun saya merasa kami sudah melewati masa ketika pertarungan itu seharusnya terjadi, dia tetap mengatakan bahwa dia bisa mengalahkan saya dengan teknik,” lanjutnya.
Menurut Porter, pada akhirnya mereka hanya perlu menentukan kelas yang akan digunakan jika benar benar ingin mewujudkan duel tersebut. Ia bahkan membuka kemungkinan pertarungan dilakukan secara tertutup apabila keduanya tidak menemukan format yang tepat.
“Pada akhirnya, suatu saat kami akan masuk ring. Kami bisa menentukan kelas berat, berlatih dan melakukannya di depan semua orang. Atau saya cukup mengetuk pintunya dan mengatakan, mari lakukan ini sekarang karena saya ingin Anda tahu bahwa Anda tidak bisa mengalahkan saya dengan teknik,” kata Porter.
Bradley merupakan mantan juara dunia kelas welter ringan dan kelas welter. Ia dikenal luas karena triloginya melawan Manny Pacquiao, termasuk kemenangan kontroversial atas petinju Filipina tersebut pada 2012.
Selain Pacquiao, Bradley juga pernah mengalahkan nama besar seperti Juan Manuel Marquez dan Ruslan Provodnikov. Prestasinya membuat Bradley dilantik ke International Boxing Hall of Fame pada 2023.
Saat ini, Tim Bradley dan Shawn Porter sama-sama aktif sebagai analis tinju. Hubungan keduanya yang penuh candaan dan persaingan verbal berkembang setelah mereka sering bekerja bersama. Namun, apakah persaingan tersebut benar benar akan berujung pada pertarungan di atas ring masih menjadi tanda tanya.
Artikel Tag: Tim Bradley, shawn porter, kelas welter