Kanal

Shohei Ohtani Tampil Dominan Sebagai Pitcher saat Dodgers Kalahkan Mets

Penulis: Hanif Rusli
17 Apr 2026, 20:12 WIB

Ini menjadi pertama kalinya sejak 2021 Shohei Ohtani bermain sebagai starter di mound tanpa masuk dalam lineup pemukul. (Foto: AP)

Shohei Ohtani tampil dominan sebagai pitcher saat Los Angeles Dodgers mengalahkan New York Mets dengan skor 8-2 dalam laga penutup seri di Los Angeles, Rabu (15/4) waktu setempat.

Dalam pertandingan tersebut, Ohtani hanya fokus melempar dan tidak tampil sebagai pemukul.

Ini menjadi pertama kalinya sejak 2021 Shohei Ohtani bermain sebagai starter di mound tanpa masuk dalam lineup pemukul.

Keputusan tersebut diambil setelah ia sempat terkena lemparan di bahu kanan beberapa hari sebelumnya, serta mempertimbangkan jadwal padat tim yang akan bermain di Denver.

Meski tanpa kontribusi di sisi ofensif, Ohtani tetap menjadi kunci kemenangan Dodgers. Ia mencatatkan 10 strikeout dan hanya kebobolan satu run dalam enam inning.

Penampilan tersebut memperpanjang performa impresifnya di awal musim dengan earned run average (ERA) hanya 0,50 dari tiga start.

Satu-satunya run yang ia izinkan terjadi pada inning kelima melalui ground-rule double dari MJ Melendez. Sebelum itu, Ohtani telah menjalani 32⅔ inning tanpa kebobolan run sejak musim lalu.

Situasi tersebut justru memicu respons kuat dari Ohtani. Dengan dua pelari di base dan satu out, ia meningkatkan kecepatan fastball hingga menembus 100 mph untuk mengamankan dua out penting dan menghentikan ancaman Mets.

“Saya tidak bisa bermain dengan tenaga penuh sepanjang waktu, tapi pada momen itu saya merasa harus melakukannya,” ujar Ohtani melalui penerjemah.

Secara keseluruhan, Ohtani mencatatkan 22 ayunan gagal dari pemukul Mets, jumlah tertinggi dalam satu pertandingan sejak 2023. Fastball menjadi senjata utamanya dengan kontribusi terbesar dalam menghasilkan strikeout.

Manajer Dodgers, Dave Roberts, menilai fokus Shohei Ohtani yang hanya pada pitching memberikan dampak positif terhadap performanya.

“Melihat dia hanya fokus pada satu hal sangat membantu. Energinya benar-benar tersalurkan dengan baik,” kata Roberts.

Di sisi ofensif, Dodgers mendapatkan kontribusi besar dari Dalton Rushing yang mencetak grand slam pada inning kedelapan untuk memastikan kemenangan dan menyapu bersih seri melawan Mets.

Ohtani juga menunjukkan variasi lemparan yang efektif, termasuk kombinasi fastball, curveball, dan splitter dalam satu inning yang menghasilkan tiga strikeout beruntun.

Rekan setimnya, Rushing, menyebut performa Ohtani sebagai sesuatu yang luar biasa, terutama saat ia dapat sepenuhnya fokus sebagai pitcher.

“Ketika dia hanya fokus melempar, dia bisa menjadi salah satu yang terbaik,” ujarnya.

Dengan performa konsisten di awal musim, Shohei Ohtani semakin menguatkan posisinya sebagai salah satu kandidat utama peraih penghargaan Cy Young tahun ini.

Artikel Tag: mlb, Shohei Ohtani, Los Angeles Dodgers

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru