Kanal

Spalletti Kritik Performa Milan Meski Tanpa Fokus ke Juventus

Penulis: Amalia Sihotang
02 Mei 2026, 21:42 WIB

Spalletti Kritik Performa Milan Meski Tanpa Fokus ke Juventus - sumber: (footballitalia)

Berita Liga Italia: Luciano Spalletti, pelatih kepala Juventus, menegaskan bahwa skuadnya tidak boleh terjebak dalam menghitung peluang untuk finis di empat besar. Dalam konferensi pers menjelang laga melawan Verona yang sudah terdegradasi, Spalletti mengingatkan bahwa fokus harus terpusat pada konsistensi untuk mencapai Liga Champions, bukan sekadar mempertahankan posisi keempat.

Sebelum pertandingan dimulai di Allianz Juventus Stadium, akan diadakan momen hening untuk mengenang Alex Zanardi, mantan pembalap Formula 1 dan juara Paralimpiade, yang baru saja meninggal dunia.

Spalletti menyampaikan rasa dukanya dan mengenang Zanardi sebagai sosok yang memberikan inspirasi luar biasa dalam hidup dan olahraga. Bagi Juventus, meskipun telah membuka selisih tiga poin dari Como dan Roma, posisi di Liga Champions belum aman. Spalletti menegaskan perlunya menjaga konsistensi dan bukan terjebak dalam perhitungan matematis semata.

Dengan absennya Juan Cabal dan Arkadiusz Milik hingga akhir musim, perhatian tertuju pada Kenan Yildiz. Meski sempat mengalami sedikit peradangan, kondisi Yildiz membaik dan dia dipastikan siap tampil. Dusan Vlahovic juga kembali ke bangku cadangan, memberikan opsi tambahan bagi Juventus di sisa pertandingan musim ini.

Spalletti juga menyoroti perbedaan filosofi antara Liga Italia dan Liga Champions, di mana yang terakhir lebih menghargai ketidakpastian dan dinamika permainan. Hasil imbang tanpa gol melawan Milan di San Siro dianggap tidak memuaskan karena Juventus tidak mampu memberikan dampak yang signifikan dalam pertandingan tersebut.

Di sisi lain, Spalletti melontarkan sedikit sindiran kepada Inter terkait performa Juventus di kompetisi Eropa, mengingat kemenangan tandang mereka melawan Bodo/Glimt. Dia juga mengusulkan agar tim-tim Serie A diwajibkan menurunkan setidaknya satu pemain di bawah usia 21 tahun sebagai langkah adaptasi menuju sepak bola modern.

Artikel Tag: Juventus, Luciano Spalletti

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru