Stefanos Tsitsipas Tembus Final Pertama Dalam 16 Bulan Di Gstaad
Stefanos Tsitsipas [image: Swiss Open]
Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Yunani, Stefanos Tsitsipas kembali ke final turnamen ATP untuk kali pertama dalam 16 bulan di Swiss Open, Gstaad musim 2026.
Petenis berusia 27 tahun meraih kemenangan tiga set berturut-turut ketiganya usai mengaramkan petenis berkebangsaan Kazakhstan, Aleksandr Shevchenko dengan 6-4, 3-6, 6-3 di semifinal Swiss Open.
Mantan petenis peringkat 3 dunia yang sampai saat ini telah mengantongi 12 gelar, kini berada di final pertamanya sejak mengangkat trofi kemenangan di Dubai musim lalu.
“Pertandingan melawan Aleksandr sangat seru,” aku Tsitsipas. “Saya rasa kami memainkan pertandingan yang luar biasa dari kedua sisi. Sayang sekali harus ada pemenang pada akhirnya. Saya pikir kami berdua pantas menang.”
Setelah melewati set kedua yang sulit dalam hal servis, juara ATP Finals musim 2019 menunjukkan performa servis yang dominan di set penentu untuk unggul. Ia hanya kehilangan satu dari 12 poin servis pertamanya di set ketiga dan berhasil menyamakan kedudukan dalam head to head melawan Shevchenko menjadi 1-1.
Di final Swiss Open, petenis berkebangsaan Yunani akan menghadapi petenis yang lolos ke final turnamen ATP untuk kali pertama dalam kariernya, Raphael Collignon, yang sebelumnya menyelamatkan peluang match point demi membenamkan petenis berkebangsaan Argnetina, Juan Manuel Cerundolo dengan 1-6, 7-6, 7-5 secara dramatis.
Petenis berkebangsaan Belgia, Collignon menyelamatkan peluang match point pada kedudukan 3-5 di set kedua sebelum membalas dan memenangkan babak tiebreak yang menegangkan. Petenis berusia 24 tahun kemudian bangkit dari ketertinggalan 2-5 di set penentu dengan memenangkan lima game berturut-turut sebelum akhirya keluar sebagai pemenang setelah 2 jam 26 menit.
“Kami berdua telah menjalani pertandingan panjang,” ujar Tsitsipas, saat membahas finalnya dengan Collignon, yang akan menjadi pertemuan pertama mereka.
“Kami berdua sangat menginginkannya. Kami telah sampai di akhir, kami berdua, jadi saya merasa tidak ada yang ingin keluar dan tidak memberikan yang terbaik. Ini adalah napas terakhir. Saya ingin keluar dan menguasai lapangan.”
Dengan perjalanan menuju final turnamen ATP pertama dalam kariernya, yang mencakup tiga kemenangan set penentu, Collignon telah naik lima peringkat ke peringkat 37 dunia, menjamin dirinya mencapai peringkat tertinggi dalam kariernya sampai saat ini.
“Saya sangat beruntung, tetapi saya pikir kali ini memang untuk saya, karena saya sudah kalah tiga kali dengan 7-6 di set ketiga,” tutur Collignon, yang kalah dalam babak tiebreak set ketiga melawan di final ajang Challenger yang digelar di Bordeaux pada bulan Mei dan di babak pertama Eastbourne pada bulan Juni.
“Untuk sekali ini, keberuntungan berpihak pada saya, jadi, saya sangat senang bisa berada di final.”
Artikel Tag: Swiss Open, Stefanos Tsitsipas