Steve Holland: Sosok Tepat bagi Manchester United
Steve Holland: Sosok Tepat bagi Manchester United - sumber: (manchestereveningnews)
Berita Manchester United telah menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih kepala klub hingga akhir musim setelah memecat Ruben Amorim. Tambahan menarik dalam jajaran kepelatihan adalah mantan asisten timnas Inggris, Steve Holland, yang ditunjuk sebagai asisten pelatih nomor dua.
Steve Holland dikenal sebagai pelatih yang keras dan tegas. Dengan pengalaman melatih sejumlah bintang besar di dunia sepak bola, dia tidak pandang bulu terhadap reputasi dan ego. Perhatiannya terhadap detail telah menjadi legenda, seperti yang dialami oleh bek Arsenal, Ben White.
Selama Piala Dunia di Qatar 2022, White adalah bagian dari skuad Inggris yang bersiap menghadapi pertandingan grup melawan Amerika Serikat. Namun, Holland merasa tidak puas dengan sikap White, yang menurutnya tidak menunjukkan obsesi yang sama terhadap sepak bola. Satu komentar tajam yang dilontarkan kepada White di depan rekan setimnya membuatnya sangat kecewa hingga meminta izin pulang.
Gareth Southgate memberi izin, dan sejak itu White belum lagi mengenakan seragam Inggris. Southgate sebenarnya ingin memanggilnya kembali, tetapi White menolak tawaran tersebut.
Insiden ini menjadi pelajaran bagi skuad Manchester United, mengingat Holland kini menjadi asisten pelatih utama di bawah Michael Carrick. United telah membuat keputusan berani dengan penunjukan ini. Tim saat ini membutuhkan tangan berpengalaman untuk membawa mereka keluar dari situasi sulit dan membangun struktur serta identitas yang kuat.
Holland dikenal sulit untuk menyenangkan. Dia bisa tampak keras dan kadang-kadang muram. Seorang orang dalam sepak bola mengatakan setelah kedatangannya di United, "jangan berharap dia tersenyum lebih dari sekali sebulan."
Namun, United tidak merekrutnya untuk menjadi pelawak. Ini bukan kontes kepribadian. Ini adalah tentang menghadapi tantangan untuk menyelamatkan musim United. Karena saat ini tim itu sendiri menjadi bahan lelucon di paruh merah Manchester.
Holland adalah sosok yang tegas tetapi teliti. Sesi latihannya berfokus pada permainan, dan dia mengharapkan para pemain untuk menerapkan detail dan latihan tersebut dalam pertandingan. Hal ini akan dimulai akhir pekan ini, dalam derby Manchester.
Meski Carrick sudah sangat memahami ‘DNA United’, berkat karier bermainnya yang gemilang dengan raksasa Inggris tersebut, Holland akan membawa perspektif dan ide-ide baru. Dia adalah sosok yang tangguh dan tidak akan mentoleransi kebodohan. Carrick akan banyak bergantung padanya, seperti yang dilakukan Southgate selama waktu mereka bersama di timnas Inggris.
Southgate pernah mengakui bahwa kesuksesannya tidak lepas dari kehadiran Holland di sisinya. Di bawah kepemimpinan mereka, Inggris mencapai semifinal Piala Dunia dan dua final Euro.
Selama di Chelsea, Cesc Fabregas pernah memuji otak pelatih Holland yang teliti. Holland memiliki kemampuan merancang rencana spesifik untuk setiap pertandingan dan lawan, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan United sesuai dengan talenta yang dimilikinya.
Dia akan bekerja keras dan tidak membiarkan satu pun detail terlewatkan. Mantranya adalah bahwa segala sesuatu berkisar pada kemenangan. Dampak yang akan dia berikan pada skuad United tidak bisa datang lebih cepat.
Artikel Tag: Michael Carrick, steve holland, Ben White, Gareth Southgate, Cesc Fabregas, Manchester United, Chelsea, derby manchester, Qatar, manchester