Stevenson Ungkap Alasan Duel Canelo Alvarez vs David Benavidez Tak Terjadi
David Benavidez dan Canelo Alvarez
Berita Tinju : Nama Saul Canelo Alvarez dan David Benavidez selama beberapa tahun terakhir kerap dikaitkan dengan potensi pertarungan besar di kelas menengah super. Namun hingga saat ini duel yang sangat dinantikan tersebut belum juga terealisasi.
Petinju Amerika Serikat, Shakur Stevenson, mencoba memberikan pandangannya mengenai alasan mengapa pertarungan tersebut belum terjadi. Menurutnya, salah satu faktor terbesar adalah perbedaan ukuran tubuh antara kedua petinju.
Pada masa lalu, Alvarez mendominasi divisi 168 pound sebagai juara dunia tak terbantahkan. Di sisi lain, Benavidez sempat menjadi pemegang gelar interim WBC setelah dua kali menjadi juara dunia kelas menengah super.
Saat itu banyak pihak berharap Benavidez akan mendapatkan kesempatan menghadapi Alvarez sebagai penantang wajib. Namun pertarungan tersebut tidak pernah terwujud karena Canelo Alvarez memilih menghadapi lawan lain.
Dalam periode tersebut, petinju asal Meksiko itu berhasil meraih kemenangan angka yang cukup meyakinkan atas beberapa lawan seperti John Ryder dan Jermell Charlo. Meski menang, ia juga menerima kritik dari sebagian penggemar yang menilai David Benavidez adalah lawan paling berbahaya yang seharusnya dihadapi.
Kini situasinya semakin berubah. Benavidez telah naik kelas dan berhasil merebut gelar dunia WBC di kelas light heavyweight. Bahkan petinju berusia 29 tahun itu berencana melangkah lebih jauh dengan menantang Gilberto Ramirez dalam perebutan gelar WBO dan WBA kelas cruiserweight.
Pertarungan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 2 Mei dan berpotensi menjadikan Benavidez sebagai juara dunia di tiga kelas berbeda jika berhasil menang.
Menurut Stevenson, langkah David Benavidez naik ke kelas yang lebih berat semakin menunjukkan bahwa ukuran tubuhnya jauh lebih besar dibandingkan Alvarez.
“Saya melihat kedua sisi. Saya menyukai Benavidez dan memahami kenapa dia terus menantang,” kata Stevenson.
Namun ia juga menilai posisi Canelo Alvarez cukup masuk akal dalam situasi tersebut.
“Di sisi lain, Canelo mungkin berpikir, orang ini berat badannya bisa mencapai sekitar 200 pound. Sementara saya tidak pernah mendekati ukuran seperti itu, jadi wajar jika dia mempertimbangkannya,” ujarnya.
Perbedaan ukuran tubuh itulah yang dinilai membuat peluang duel antara kedua petinju semakin kecil.
Sementara itu, Alvarez sendiri masih memiliki sejumlah opsi pertarungan besar berikutnya. Meski baru saja kalah angka dari Terence Crawford, ia dikabarkan tetap akan mendapat kesempatan bertarung memperebutkan gelar dunia dalam sebuah event besar di Riyadh pada September mendatang.
Beberapa nama yang berpotensi menjadi lawan Alvarez antara lain Christian Mbilli dan Jose Armando Resendiz, yang saat ini memegang gelar juara dunia di divisi menengah super.
Artikel Tag: Canelo Álvarez, David Benavidez, Tinju Kelas Menengah Super