Stramaccioni Bela Mancini: Kritik Setelah Tiga Hari Tak Masuk Akal
Stramaccioni Bela Mancini: Kritik Setelah Tiga Hari Tak Masuk Akal - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia:Andrea Stramaccioni, mantan pelatih Inter Milan, memberikan pandangannya mengenai situasi terkini tim nasional Italia di bawah asuhan Roberto Mancini. Ia menekankan pentingnya kesabaran terhadap Mancini, mengingat tantangan yang dihadapi dengan komposisi pemain yang berbeda dari skuad pemenang Euro 2020.
Stramaccioni tidak menutup-nutupi pandangannya tentang performa Italia di awal laga melawan Belgia. "Sulit untuk menyalahkan satu kesalahan saja, karena dalam tiga puluh menit pertama, strategi yang disiapkan Mancini tidak berjalan," ungkapnya. Meski begitu, ia juga menyoroti momen positif di babak kedua yang sayangnya dirusak oleh gol kedua Lukebakio dan penyelamatan gemilang Lammens.
Menghadapi kritik yang datang setelah pertandingan, Stramaccioni menilai hal itu tidak adil. "Saya memahami kekecewaan atas hasilnya, tetapi mengkritik pelatih setelah hanya tiga hari di Coverciano, di mana salah satunya digunakan untuk latihan set-piece, adalah hal yang konyol," tegasnya.
Mengenai pemain muda Alessandro Romano yang kewalahan menghadapi Kevin De Bruyne, Stramaccioni bersikap melindungi. "Dalam setengah jam pertama melawan Belgia, semua pemain bertanggung jawab kecuali Gigio. Di Italia, kita sering berbicara tentang pentingnya pemain muda, namun praktiknya, kita terlalu keras pada mereka yang memberi kepercayaan pada talenta muda," jelasnya.
Untuk membangun kembali kekuatan Italia, Stramaccioni menyebut sejumlah nama kunci seperti Donnarumma, Bastoni, Tonali, dan Barella di lini tengah, serta Kean di lini depan. Ia juga menyoroti potensi Pio Esposito dan Zaniolo yang bisa bangkit dengan dukungan pelatih yang tepat.
Stramaccioni menyoroti pentingnya menemukan "alkimia di lini tengah" agar sesuai dengan gaya permainan umpan pendek yang diinginkan Mancini. Ia mendukung formasi 4-3-3 namun menegaskan bahwa formasi tersebut harus disesuaikan dengan karakteristik para pemain.
Menjelang laga melawan Turki, Stramaccioni memperkirakan tantangan berat di Bursa. "Montella telah melakukan perubahan sejak Piala Dunia. Mereka menyerang dengan intensitas tinggi dan memiliki pertahanan yang solid. Meskipun ada beberapa absensi penting, mereka memiliki talenta seperti Arda Guler dan Uzun yang bisa memberikan kualitas di belakang penyerang tengah," tutupnya.
Artikel Tag: Roberto Mancini, Andrea Stramaccioni