Sugar Ray Leonard Ungkap Lawan yang Lebih Ditakuti daripada Mike Tyson
Roberto Duran vs Sugar Ray Leonard
Berita Tinju - Sugar Ray Leonard mengungkapkan bahwa Roberto Duran merupakan petinju paling mengintimidasi yang pernah ia hadapi sepanjang karier profesionalnya. Bahkan, menurut peraih medali emas Olimpiade 1976 itu, aura Duran lebih menyeramkan dibandingkan Mike Tyson yang dikenal mendominasi divisi kelas berat pada era 1980 an.
Pernyataan tersebut muncul dalam wawancara lama yang kembali ramai diperbincangkan. Leonard tanpa ragu menyebut Duran sebagai lawan yang paling membuatnya gentar menjelang pertandingan.
"Roberto Duran jauh lebih mengintimidasi dibanding Mike Tyson. Saya benar benar membencinya," ujar Leonard.
Leonard dan Duran merupakan bagian dari era legendaris "Four Kings", bersama Marvin Hagler dan Thomas Hearns. Keempat petinju tersebut menciptakan salah satu rivalitas terbaik dalam sejarah tinju pada dekade 1980 an.
Meski pernah menghadapi Hearns yang memiliki postur tinggi dan pukulan keras, serta Hagler yang dikenal sangat agresif di kelas menengah, Leonard mengaku justru merasakan tekanan terbesar saat menghadapi Duran.
Ketika keduanya bertemu pertama kali pada Juni 1980, Duran naik dari kelas ringan ke kelas welter untuk menantang Leonard yang saat itu menyandang gelar juara dunia WBC. Meski berstatus underdog, petinju berjulukan "Hands of Stone" itu tampil luar biasa dan menang melalui keputusan mutlak setelah 15 ronde.
Kekalahan tersebut menjadi salah satu momen paling mengejutkan dalam karier Leonard. Namun hanya lima bulan berselang, ia berhasil membalasnya pada duel kedua yang dikenal sebagai "No Mas Fight".
Dalam pertandingan itu, Leonard mengubah strategi dengan lebih banyak bergerak dan memancing emosi lawannya. Duran akhirnya menghentikan pertarungan pada ronde kedelapan sambil mengucapkan kalimat terkenal "No Mas", yang kemudian menjadi salah satu peristiwa paling ikonik dalam sejarah tinju dunia.
Rivalitas keduanya berlanjut pada pertarungan ketiga pada 1989, yang dimenangkan Sugar Ray Leonard melalui keputusan mutlak. Meski akhirnya unggul 2,1 dalam rekor pertemuan, Leonard mengakui bahwa rasa takut yang ia rasakan menjelang duel pertama melawan Duran belum pernah ia alami ketika menghadapi petinju lain.
Pengakuan tersebut semakin menegaskan besarnya reputasi Roberto Duran sebagai salah satu petinju paling disegani sepanjang masa. Bukan hanya karena kekuatan pukulannya, tetapi juga mental bertarung dan aura intimidasi yang mampu memengaruhi lawan bahkan sebelum bel pertandingan dimulai.
Artikel Tag: Mike Tyson, Kelas Ringan, kelas welter, kelas menengah, Sugar Ray Leonard, Heavyweight, Roberto Duran