Alexander Zverev Akui Ingin Ikuti Langkah Jannik Sinner Dan Carlos Alcaraz
Alexander Zverev [image: getty images]
Berita Tenis: Alexander Zverev berusaha mengukuhkan dirinya sendiri sebagai salah satu penantang Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz pada musim 2026, tetapi ia belum berhasil menjalankan rencananya.
Petenis berusia 28 tahun melenggang ke semifinal Munich Open musim ini sebelum kalah dari petenis berkebangsaan Italia, Flavio Cobolli. Meskipun melenggang ke semifinal turnamen clay-court secara beruntun, ia belum puas dengan permainannya, ingin maju satu langkah lebih jauh, dan lolos ke final.
Ketika berbicara dengan media, petenis berkebangsaan Jerman menekankan alasan kekalahannya dengan menyebutkan kelelahan sebagai salah satu alasan utama. Meskipun ia bermain dengan baik, di kedua pertandingan sebelumnya dan saat menghadapi Cobolli, ia merasakan konsekuensi dari tubuhnya dan menjadi lebih lambat secara signifikan.
Runner up French Open musim 2024 yakin bahwa istirahat adalah kunci untuk performa yang lebih baik baginya di turnamen-turnamen yang akan datang. Ia akan menggunakan beberapa hari dengan cara yang tepat dengan harapan bisa tampil lebih segar di Madrid Open dan memberikan yang terbaik.
“Ya, tetapi saya juga harus mengatakan, kaki saya sudah tidak kuat lagi. Saya telah banyak bermain tenis, untungnya saya bermain tenis dengan baik. Di perempatfinal, juga di semifinal, saya menjalani pertandingan yang menyulitkan,” ungkap Zverev.
Sementara itu, petenis peringkat 3 dunia terkesan dengan Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz, tidak hanya oleh kemampuan tenis mereka, tetapi juga dengan keputusan mereka untuk tidak bermain setiap pekan. Keingiannya untuk memberikan yang terbaik di Grand Slam, seperti French Open di Paris, dan berusaha memenangkan gelar prestisius.
“Saya pikir beberapa hari jeda juga akan benar-benar membantu. Saya kini mendapatkannya. Saya memiliki waktu enam hari sampai pertandingan saya selanjutnya. Itu lebih dari yang saya dapatkan dalam beberapa bulan terakhir. Itulah mengapa saya pikir itu telah membantu, menggunakannya dengan bijak, dan mudah-mudahan saya akan lebih segar di Madrid,” jelas Zverev.
“Saya pikir saya benar-benar harus mengistirahatkan diri saya sendiri. Saya pikir Carlo dan Jannik membuat keputusan yang tepat, bahwa mereka tidak bermain setiap pekan, bahkan jika itu turnamen Masters 1000, bahkan jika ada turnamen kandang. Target utama adalah di Paris, untuk menampilkan permainan terbaik.”
Artikel Tag: alexander zverev, Jannik Sinner, Carlos Alcaraz