Alexander Zverev Akui Korbankan Waktu Tidur Untuk Saksikan Laga Epik
Alexander Zverev [image: getty images]
Berita Tenis: Bahkan petenis unggulan teratas US Open, Alexander Zverev rela mengorbankan waktu tidurnya demi menyaksikan laga perempatfinal sengit antara Ben Shelton melawan Carlos Alcaraz.
Petenis yang berhasil menembus semifinal US Open untuk kali ketiga, memang sering harus begadang selama dua pekan Grand Slam tersebut berlangsung, mengingat ia harus bermain hingga lima set dalam dua pertandingan pembukanya. Jika ada orang yang semestinya mengejar waktu tidur, orang itu pastilah petenis berkebangsaan Jerman. Tetapi ia memiliki prioritas lain.
"Saya menonton pertandingan antara Shelton melawan Alcaraz hingga pukul 03.30 dini hari tadi. Saya tidak tidur," ungkap Zverev usai kemenangan di perempatfinal US Open melawan petenis berkebangsaan Belanda, Botic Van de Zandschulp.
"Saya terjaga sampai larut. Saya menonton TV karena toh saya berencana tidur sampai pukul 13.00 siang."
Petenis tuan rumah yang dijagokan, Shelton menaklukkan juara dua kali, Alcaraz dengan skor 6-7, 6-1, 6-3, 1-6, 7-6 dalam laga sengit yang akan terus dikenang di masa mendatang.
"Salut untuk Ben, ia memainkan pertandingan yang luar biasa. Pertandingan semifinal [hari Jumat] nanti akan menjadi laga seru yang mempertemukan dua petenis tuan rumah," sambung Zverev.
Sementara Shelton akan menghadapi rekan senegara sekaligus teman dekatnya, Frances Tiafoe di semifinal US Open, petenis berkebangsaan Jerman akan berduel melawan Karen Khachanov.
Sampai saat ini, petenis unggulan pertama unggul 6-3 dalam head to head melawan Khachanov, termasuk memenangkan empat dari lima pertemuan terakhir mereka. Kedua petenis sebelumnya baru satu kali bertemu di Grand Slam dengan petenis berkebangsaan Jerman menang dengan lima set ketika meeka bertemu di babak keempat French Open musim 2018. Ia juga mengalahkan mantan petenis peringkat 8 dunia di babak perebutan medali emas Olimpiade tahun 2021 di Tokyo.
Sampai sejauh ini, Zverev telah memenangkan satu gelar Grand Slam. Ia akhirnya memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di French Open musim ini usai mengalahkan petenis berkebangsaan Italia, Flavio Cobolli di final. Sebelum itu, ia juga lolos ke final US Open musim 2020, French Open musim 2024, dan Australian Open musim 2025.
Sementara Khachanov belum memenangkan satu pun gelar Grand Slam. Musim ini, ia akan melakoni semifinal Grand Slaam ketiga dalam kariernya setelah ia mencapai babak yang sama di US Open musim 2022 dan Australian Open musim 2023.
Artikel Tag: US Open, alexander zverev, Karen Khachanov, Carlos Alcaraz, Ben Shelton