Carlos Alcaraz Bagikan Kabar Positif Teranyar Terkait Pemulihan Cedera
Carlos Alcaraz [image: getty images]
Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Spanyol, Carlos Alcaraz telah absen dari turnamen ATP sejak pertengahan bulan April karena mengalami cedera pergelangan tangan.
Petenis peringkat 2 dunia yang menyelesaikan Career Grand Slam – memenangkan keempat Grand Slam – di Australian Open awal musim ini, terakhir kali bertanding di Barcelona Open, di mana ia terpaksa mundur dari babak kedua.
Kemunduran yang dialami petenis yang telah mengoleksi tujuh gelar Grand Slam membuatnya harus mengundurkan diri dari French Open dan Wimbledon.
Setelah memenangkan gelar French Open (mengalahkan Jannik Sinner) musim lalu sebelum menjadi runner up Wimbledon (kalah dari Sinner), ia telah kehilangan 3300 poin yang seharusnya ia pertahankan di kedua Grand Slam tersebut.
Namun petenis berusia 23 tahun mungkin tidak perlu khawatir kehilangan poin peringkat terlalu lama, karena tampaknya ia baru saja mengungkapkan beberapa kemajuan yang sangat positif dalam proses pemulihannya.
Dalam sebuah unggahan di Instagram, Alcaraz membagikan video dirinya tengah memukul bola dengan ringan menggunakan raket di tangan kanannya. Sejak mengalami cedera lebih dari dua bulan lalu, ia menghindari latihan menggunakan tangan yang biasa ia gunakan untuk bermain.
Video baru tersebut menunjukkan petenis peringkat 2 dunia berlatih pukulan forehand dan backhand dengan santai agar ia dapat kembali merasakan bola. Ia belum mengumumkan tanggal pasti kembalinya ke turnamen ATP.
Sebelum dihantui cedera, petenis berkebangsaan Spanyol telah meraih dua gelar pada musim 2026, yaitu Australian Open dan Qatar Open.
Meskipun belum ada tanggal pasti untuk kembalinya petenis berusia 23 tahun, kabar positif menunjukkan bahwa ia akan kembali bermain sebelum US Open.
Ini berarti, Wimbledon mungkin menjadi Grand Slam terakhir tanpa kehadiran Alcaraz bagi rivalnya, Sinner untuk menambah koleksi gelar Grand Slam. Petenis berkebangsaan Italia akan memasuki Grand Slam di London sebagai favorit utama, meskipun tersingkir lebih awal di French Open.
Namun, perjalanan Sinner untuk memenangkan gelar di London sebanyak dua kali secara beruntun tidak akan sepenuhnya mudah, karena petenis berkebangsaan Serbia, Novak Djokovic berada di paruh undian pertandingannya.
Djokovic, yang mengalahkan Sinner di Australian Open, juga ingin memanfaatkan mundurnya Alcaraz saat ia melanjutkan upayanya untuk meraih gelar Grand Slam ke-25 dalam kariernya.
Artikel Tag: Novak Djokovic, wimbledon, French Open, Jannik Sinner, Carlos Alcaraz