Kanal

Cori Gauff Bersyukur Kepada Tuhan Usai Perubahan Nasib Di Cincinnati

Penulis: Dian Megane
24 Agu 2026, 20:42 WIB

Cori Gauff [image: Aaron Doster-Imagn Images]

Berita Tenis: Cori Gauff merenungkan perubahan nasibnya yang luar biasa setelah menjuarai Cincinnati Open musim 2026, satu musim setelah ia meninggalkan turnamen tersebut dengan air mata.

Petenis tuan rumah mengakhiri puasa gelar dengan kemenangan meyakinkan di Cincinnati Open setelah mengalahkan rekan senegaranya, Jessica Pegula. Ia sangat menyadari arti penting kemenangan tersebut, sembari merenungkan perubahan nasib yang dialaminya setelah kiprahnya di turnamen yang sama pada musim lalu berakhir dengan air mata.

Setelah memenangkan gelar French Open musim 2025, performanya sempat menurun, setelah ia gagal memenangkan satu pun pertandingan selama musim grass-court. Awal kiprahnya di rangkaian turnamen hard-court Amerika Utara pun tidak berjalan mulus, setelah ia kalah dari Victoria Mboko di babak keempat Canadian Open.

Meskipun ia berhasil melangkah lebih jauh hingga mencapai perempatfinal Cincinnati Open, Jasmine Paolini memenangkan pertandingan tersebut dengan tiga set. Pertandingan tersebut mencerminkan masalah pada servis sang petenis, mengingat ia melakukan 16 pelanggaran ganda.

Petenis peringkat 4 dunia akhirnya meraih gelar pertamanya musim ini di Cincinnati Open berkat kemenangan meyakinkan 6-2, 6-4 atas Pegula di final.

Saat penyerahan trofi, ia secara terbuka merefleksikan betapa banyak perubahan yang terjadi selama satu musim terakhir, sembari menyampaikan rasa terima kasih kepada pelatihnya, Jean Christophe Faurel, serta Gavin MacMillan.

“Sungguh luar biasa perubahan yang terjadi dalam satu musim. Musim lalu, JC duduk di kotak tim saat situasi kami sedang tidak ideal, lalu kami mendatangkan Gavin. Saya merasa mereka adalah duet yang hebat, sehingga bermain tenis pun jadi sangat menyenangkan. Kalian membuat olahraga ini begitu mengasyikkan bagi saya, dan menurut saya, hal itu juga telah membantu saya menjadi petenis sekaligus pribadi yang lebih baik. Jadi, terima kasih karena kalian selalu bisa diandalkan,” ungkap Gauff.

Petenis berusia 22 tahun juga menyampaikan pesan hangat yang menyentuh hati kepada orang tua dan keluarganya. Ia mengaku sangat bahagia bisa menyaksikan luapan emosi mereka serta berbagi momen tersebut melalui panggilan video.

"Dan terima kasih kepada orang tua saya di rumah, saudara-saudara laki-laki, kakek-nenek, serta seluruh keluarga dan teman-teman yang telah memberikan dukungan dan doa bagi saya. Saya melakukan panggilan video dengan mereka tepat setelah kejadian itu saat masih duduk di bangku petenis, senang sekali rasanya bisa melihat wajah dan senyum mereka. Biasanya saya hanya menerima pesan teks berisi ucapan 'kerja bagus', jadi, rasanya istimewa bisa mendapatkan lebih dari sekadar itu," tambah Gauff.

Ia kemudian mengucap syukur kepada Tuhan karena telah membantunya melewati masa-masa sulit, sembari mengenang kembali kebangkitan luar biasanya setelah kekalahan di Cincinnati Open musim lalu yang sempat membuatnya menangis.

"Saya ingin berterima kasih kepada Tuhan karena telah menuntun saya melewati masa-masa sulit ini. Musim  lalu, saya benar-benar berada di area parkir sambil menangis. Sungguh luar biasa perbedaan yang bisa terjadi dalam satu musim. Jadi, saya berterima kasih kepada-Nya karena telah menguatkan saya untuk melaluinya," tukas Gauff.

Artikel Tag: Jessica Pegula, Cincinnati Open, Cori Gauff

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru