☰
Kanal
✕

Flavio Cobolli Tak Kuasa Teteskan Air Mata Saat Mundur Dari Wina

Penulis: Dian Megane
30 Okt 2026, 18:07 WIB

Flavio Cobolli [image: getty images]

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Italia, Flavio Cobolli tidak kuasa menahan air mata di Vienna Open musim 2026 setelah memutuskan untuk mundur dari pertandingan melawan Matteo Berrettini.

Petenis berusia 24 tahun telah menjalani musim terbaik di sepanjang kariernya sampai sejauh ini pada musim 2026, di mana ia berhasil mencapai final French Open (kalah dari Alexander Zverev) dan meraih gelar ketiga dalam kariernya di Acapulco.

Berkat pencapaian tersebut, petenis peringkat 5 dunia berada dalam posisi yang kuat untuk lolos ke turnamen akhir musim, ATP Finals, yang sekali lagi akan diselenggarakan di Turin, Italia.

Juara di Hamburg musim 2025 berharap dapat memastikan kelolosannya di Vienna Open, tetapi kini muncul kekhawatiran mengenai apakah ia masih bisa kembali bertanding pada musim ini, setelah ia memutuskan untuk mundur akibat cedera saat menghadapi rekan senegaranya, Berrettini.

Cobolli belum pernah bertanding melawan Berrettini sebelumnya, tetapi ia mendapati dirinya tertinggal 2-5 di set pertama. Ia tampak mengalami masalah pada kakinya dan tidak kuasa menahan tangis saat jeda pergantian sisi lapangan dalam kedudukan terebut, di mana runner up Wimbledon musim 2021 kemudian menghampirinya di bangku petenis.

Pada titik ini, ia memutuskan bahwa langkah terbaik adalah mengundurkan diri dari pertandingan. Ia meninggalkan lapangan diiringi air mata, teta[o tetap mendapatkan sambutan hangat dari penonton di Vienna Open.

Di tengah kekhawatiran mengenai tingkat keparahan cedera yang dialami sang petenis — terutama menjelang periode krusial di penghujung musim — ia memberikan pernyataan melalui Instagram Story untuk menjelaskan kondisinya.

“Wina, maaf saya harus pergi dengan cara seperti ini,” tulis Cobolli. “Saya mencintai turnamen ini dan sangat menantikan kesempatan untuk menghadapi Matteo di hadapan anda semua yang hadir di tribun. Saya merasakan sesuatu yang mengganjal saat bertanding beberapa malam lalu, tetapi saya tetap mencoba untuk melanjutkannya. Hari ini, saya sadar bahwa saya tidak bisa terus bermain tanpa memaksakan diri secara berlebihan, jadi saya harus berhenti.”

“Air mata itu bukan karena rasa sakit. Itu murni luapan emosi, mungkin sedikit tekanan, serta kekecewaan karena harus meninggalkan lapangan, padahal yang saya inginkan hanyalah tetap berada di sana. Besok saya akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan akan segera memberi kabar kepada anda semua. Jangan khawatir, saya berharap bisa kembali berlaga di Paris. Terima kasih atas semua dukungan dan kasih sayang anda semua.”

Artikel Tag: Matteo Berrettini, Vienna Open, Flavio Cobolli

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru