Gael Monfils Akui Sulit Untuk Ucapkan Selamat Tinggal
Gael Monfils [image: atp tour]
Berita Tenis: Gael Monfils menerima penghormatan khusus di Paris Masters musim 2026 pada hari Selasa (3/11) waktu setempat, saat turnamen tersebut merayakan perjalanan karier luar biasa sang petenis di hadapan para penggemar tuan rumah.
Upacara penghormatan berlangsung di lapangan utama Paris Masters. Rekan senegara sekaligus mantan rival-nya, seperti Jo Wilfried Tsonga, Gilles Simon, Richard Gasquet, dan Benoit Paire, turut hadir mendampinginya.
“Saya tidak akan memungkiri bahwa ini adalah momen yang sangat sulit untuk mengucapkan perpisahan,” ujar Monfils dalam bahasa Prancis saat upacara berlangsung.
“Hal terindah yang diberikan dunia ini kepada saya adalah anda semua, penonton yang luar biasa. Ini sungguh tidak mudah, tetapi saya ingin sekali mengucapkan terima kasih kepada anda semua.”
“Sudah 22 musim saya menjadi petenis profesional. 22 musim perjalanan luar biasa yang bahkan tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Saya ingin berterima kasih kepada semua orang, baik yang hadir di sini maupun yang berada di rumah, karena berkat anda semua saya bisa mewujudkan impian saya.”
Dikenal karena gaya bermain yang eksplosif dan kemampuan atletis yang luar biasa, petenis berkebangsaan Prancis mencapai peringkat tertinggi dalam kariernya, yakni peringkat 6 dunia pada musim 2016 serta telah meraih 13 gelar turnamen ATP.
Petenis berusia 40 tahun juga berhasil menembus 22 final lainnya di turnamen ATP, termasuk dua kali di turnamen Masters 1000 yang digelar di negara asalnya, Paris. Selain itu, ia memegang rekor kemenangan terbanyak (146) di antara petenis asal Prancis di turnamen Masters 1000.
Ia kemudian berbicara dengan penuh kasih sayang mengenai putrinya, Skai, seraya mengenang sebuah percakapan di mana sang putri mengungkapkan ambisinya untuk menjadi juara tenis kelak.
“Skai, ayahmu adalah seorang petenis. Ia mencintai tenis. Ia tumbuh besar di Paris, tempat di mana ia mendapatkan dukungan luar biasa dari para penonton. Ayah berharap, dari lubuk hati yang terdalam, agar kelak kau menjadi juara hebat dalam apa pun yang kau lakukan, dan suatu hari nanti, kau bisa bermain di sini, di Paris.”
Monfils melakoni pertandingan terakhirnya di turnamen ATP dengan turun di US Open musim ini, yang berakhir dengan kekalahan dari petenis AS, Learner Tien di babak kedua. Di sepanjang kariernya, ia mencatatkan 588 kemenangan dalam pertandingan di turnamen ATP.
Artikel Tag: paris masters, Gael Monfils