Hanya 67 Menit, Nikola Bartunkova Tembus Semifinal Pertama Di Beijing
Nikola Bartunkova [image: wta]
Berita Tenis: Petenis unggulan ke-26, Nikola Bartunkova berhasil mencapai semifinal turnamen WTA level 1000 untuk kali pertama dalam kariernya di China Open, Beijing musim 2026.
Pencapaian bersejarah tersebut petenis berkebangsaan Ceko torehkan setelah mengalahkan rekan senegaranya, Karolina Muchova dengan 6-3, 6-0 dalam waktu 67 menit di perempatfinal China Open.
Dalam duel sesama petenis putri Ceko yang berlatih di klub Štvanice, Praha, petenis berusia 20 tahun memenangkan lima game pertama dan tujuh game terakhir saat menghadapi petenis berusia 30 tahun, Muchova. Itu merupakan kemenangan ketiga di sepanjang kariernya sampai saat ini atas petenis peringkat 10 besar, menyusul kemenangan atas Belinda Bencic di Australian Open dan Aryna Sabalenka di babak ketiga China Open. Sebelumnya, ia pernah mencapai semifinal di Guadalajara pada musim 2025 dan Monterrey pada musim 2026.
Petenis yang mengakhiri musim 2025 di peringkat 130 dunia dan telah naik ke peringkat 34 dunia pekan ini, akan mencatatkan debutnya di jajaran 30 besar setelah turnamen di Beijing. Ia akan berupaya mencapai final pertama dalam kariernya saat menghadapi petenis unggulan keempat, Mirra Andreeva, yang sebelumnya berhasil mengatasi perlawanan sengit petenis peringkat 19 dunia, Ekaterina Alexandrova dengan 7-6, 7-6.
Terlepas dari peningkatan pesat performanya di sepanjang musim 2026, kiprah petenis unggulan ke-26 di Beijing ini ternyata di luar dugaannya sendiri.
"Tentu saja saya tidak menduganya sebelum turnamen ini," aku Bartunkova. "Saya banyak berlatih dengan petenis-petenis papan atas, seperti Iga Swiatek, Cori Gauff, dan yang lainnya. Mungkin itu sedikit membantu. Hal itu terjadi satu pekan sebelum turnamen.”
“Saya berusaha menjalani banyak sesi latihan dan pertandingan. Menurut saya, itulah alasan mengapa persiapan saya untuk turnamen ini berjalan dengan baik. Jadi ya, saya memang percaya diri. Tetapi sejujurnya, saya tidak menyangka akan meraih hasil seperti ini."
Seiring dengan naiknya peringkat petenis berusia 20 tahun pada musim ini, perpaduan antara kekuatan dan sentuhan halus dalam permainannya kerap memancing perbandingan dengan sosok Muchova sendiri. Menjelang pertemuan pertama mereka, pertanyaannya adalah apakah pengalaman petenis unggulan ketujuh yang lebih luas — terutama selama musim paling konsisten dalam kariernya, yang mencakup gelar juara di Doha dan Bad Homburg serta penampilan di final Grand Slam kedua di Wimbledon — akan memberinya keunggulan.
"Saya sering mengikuti perkembangannya," komentar Bartunkova mengenai Muchova. "Gaya bermain saya juga mirip dengannya, sering melakukan drop shot dan volley. Saya menyukainya karena ia juga pribadi yang luar biasa."
Artikel Tag: China Open, Karolina Muchova, Mirra Andreeva