Jelang Monte Carlo Open, Daniil Medvedev Sesumbar Telah Kuasai Clay-Court
Daniil Medvedev [image: getty images]
Berita Tenis: Mantan petenis peringkat 1 dunia, Daniil Medvedev akan menuju Monako dengan harapan baru untuk mempertahankan awal yang solid pada musim 2026.
Lagipula, itu sudah merupakan peningkatan dibandingkan kampanye buruknya pada musim 2025, dengan meraih tiga kemenangan di Australian Open, dua kemenangan lebih banyak daripada yang berhasil ia raih di keempat Grand Slam musim lalu.
Setelah juga mencapai final Indian Wells Open, ada perasaan bahwa penggemar mulai melihat sekilas kemampuan terbaik yang dimiliki petenis berusia 30 tahun. Akan menarik untuk melihat apakah performa tersebut akan berlanjut di clay-court.
Berbicara menjelang kembali ke lapangan di Monte Carlo, petenis peringkat 10 dunia tersenyum saat membahas hubungannya dengan clay-court. Tetapi, meskipun beberapa orang mungkin berpendapat bahwa itu adalah permukaan terburuk baginya, ia bersikeras bahwa ia tidak perlu belajar apa pun lagi tentangnya.
“Saya telah belajar untuk bermain dengan lebih baik di clay-court dalam beberapa musim terakhir. Saya lebih memahami permainan ini, jadi tidak ada yang perlu dikatakan lagi,” ungkap Medvedev.
“Jadi, saya rasa tidak ada seorang pun di dunia ini yang dapat memberi tahu saya apa pun tentang bermain di clay-court yang akan membuat saya berkata, ‘Wow, bagaimana mungkin saya tidak mengetahuinya sebelumnya?’ Sekarang saya akan seperti Rafael Nadal di Roland Garros.”
“Semua orang sedang berusaha, mencoba menemukan beberapa solusi taktis atau teknis, dan kita akan lihat bagaimana hasilnya.”
Juara di Dubai musim 2026 mungkin berpikir tidak ada lagi yang bisa ia pelajari di clay-court, tetapi statistiknya di permukaan tersebut mungkin menunjukkan sebaliknya. Lagipula, ini adalah performa terburuknya sejauh ini, meskipun ia pernah memenangkan turnamen Masters 1000 di clay-court, Italian Open di Roma musim 2023.
Tingkat kemenangan petenis peringkat 10 dunia sebesar 64 persen memang mengagumkan, tetapi 4 persen lebih rendah dibandingkan rekornya di grass-court dan 6% lebih rendah lagi dibandingkan tingkat kemenangan rata-ratanya di semua permukaan lapangan, yaitu 70 persen
Tidak mengherankan, juara di Brisbane awal musim ini memiliki tingkat kemenangan 75 persen di hard-court yang merupakan permukaan lapangan favoritnya.
Satu-satunya gelar terbesar dalam karier Medvedev sampai sejauh ini di clay-court tidak akan pernah bisa diambil darinya, tetapi itu bukanlah kemenangan yang telah ia persiapkan dengan matang. Sebelum kemenangan musim 2023 dan sejak saat itu, ia hanya pernah mencapai satu semifinal di turnamen clay-court mana pun di turnanem Masters 1000 atau lebih tinggi. Musim lalu, ia juga tersingkir dari French Open di babak pertama.
Tampil sebagai petenis unggulan ketujuh, Medvedev akan mengawali Monte Carlo Open dengan menghadapi petenis berkebangsaan Spanyol, Roberto Bautista Agut atau petenis berkebangsaan Italia, Matteo Berrettini.
Artikel Tag: Daniil Medvedev, Monte Carlo Open, Matteo Berrettini