Kanal

Komentar Rafael Jodar Tentang Penonton Usai Karam Di Montreal

Penulis: Dian Megane
13 Agu 2026, 20:17 WIB

Rafael Jodar [image: getty images]

Berita Tenis: Perjalanan petenis berkebangsaan Spanyol, Rafael Jodar di turnamen Masters 1000, Canadian Open, Montreal musim 2026 telah berakhir.

Petenis muda yang menjadi salah satu kandidat kuat juara Cincinnati Open akhir bulan ini takluk di tangan petenis unggulan ke-28, Brandon Nakashima yang memenangkan pertemuan mereka di semifinal Canadian Open dengan dua set langsung, kemenangan yang mengantarkannya ke final turnamen Masters 1000 untuk kali pertama dalam kariernya.

Usai semifinal tersebut, petenis berusia 19 tahun merefleksikan pengalamannya selama berada di Kanada dan memberikan tanggapannya mengenai penonton.

"Pengalaman yang menyenangkan bisa bermain untuk pertama kalinya di Montreal. Ya, saya sangat menyukai penonton dan pertandingan sesi malam. Suasananya menyenangkan, baik bagi para petenis maupun penonton," ujar Jodar.

"Saya pikir ini adalah lingkungan tenis yang bagus secara keseluruhan. Jadi, ya, saya harap saya bisa datang ke sini lagi dalam dua musim karena ini adalah turnamen yang memukau."

Saat diminta mengungkapkan targetnya untuk sisa musim ini, juara di Marrakesh musim 2026 memberikan jawaban yang berhati-hati.

"Tujuan saya adalah bersiap untuk pertandingan berikutnya di Cincinnati," lanjut Jodar.

Petenis berkebangsaan Spanyol kini akan bertolak ke selatan menuju Cincinnati, Ohio untuk mengikuti turnamen Masters 1000 ketujuh pada musim ini. Dengan absennya dua nama besar, Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner dari Cincinnati Open musim ini, mungkinkah ia menjadi sosok yang mampu memanfaatkannya?

Melihat bakat yang dimiliki petenis berkebangsaan Spanyol, tidak ada salahnya menjagokannya untuk mengangkat trofi kemenangan Cincinnati Open akhir bulan nanti. Jika ia berhasil menjadi juara di Cincinnati, ia akan menembus jajaran 10 besar untuk kali pertama dalam kariernya.

Petenis berusia 19 tahun, Jodar sebenarnya bisa saja mencapai tonggak bersejarah tersebut di Kanada, tetapi ia harus memenangkan gelar juara untuk mewujudkannya.

Juara Australian Open musim 2026, Alcaraz memenangkan gelar Cincinnati Open pertamanya setelah lawannya, Sinner mundur di pertengahan final musim lalu. Petenis berkebangsaan Italia tampak jelas sangat terganggu kondisinya sejak awal final tersebut dan akhirnya terpaksa mundur karena sakit saat tertinggal 0-5 dari petenis berkebangsaan Spanyol di set pertama.

Artikel Tag: canadian open, Jannik Sinner, Carlos Alcaraz, Brandon Nakashima

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru