Kanal

Mirra Andreeva Ungkap Hal Yang Ia Lakukan Usai Kalah Dramatis Di Wimbledon

Penulis: Dian Megane
07 Agu 2026, 21:35 WIB

Mirra Andreeva [image: jimmie48|WTA]

Berita Tenis: Juara French Open musim 2026, Mirra Andreeva kembali berlaga di Canadian Open pekan ini, setelah lebih dari satu bulan setelah tersingkir di babak kedua Wimbledon.

Petenis berusia 19 tahun kalah di babak kedua Wimbledon dari petenis berkebangsaan Ceko, Barbora Krejcikova dengan sang petenis berhasil bangkit setelah sempat tertinggal satu set untuk memenangkan pertandingan.

Petenis peringkat 5 dunia melempar raketnya karena frustrasi setelah kehilangan peluang match point dan berteriak "saya berhenti" kepada timnya, sebelum akhirnya menangis saat konferensi pers usai pertandingan.

Dalam pertandingan pertamanya di Toronto sejak kekalahan dramatis di Wimbledon beberapa pekan lalu, petenis unggulan kelima membantai petenis berkebangsaan Ceko, Karolina Pliskova dengan hasil meyakinkan 6-0, 6-2 di babak kedua.

Setelah kemenangan tersebut, juara di Adelaide awal musim ini mengungkapkan bagaimana ia menghabiskan waktunya usai tersingkir dengan emosional dan lebih awal di Wimbledon.

Saat ditanya dalam konferensi pers usai mengalahkan Pliskova apakah ia menikmati masa istirahat setelah Wimbledon, Andreeva menjawab, "Ya, menurut saya waktu istirahat itu sangat diperlukan. Saya hanya ingin benar-benar melepas diri dari tenis dan menikmati waktu senggang. Saya tidak bermain tenis selama hampir satu pekan, jadi rasanya sangat melegakan secara mental bisa melupakan segalanya sejenak.”

"Sebenarnya saya sangat antusias untuk mulai bertanding karena saya sudah agak bosan terus-menerus berlatih. Jadi, ya, saya sangat bersemangat untuk memulai turnamen di sini."

Petenis berusia 19 tahun tampil untuk kali kedua dalam kariernya di Canadian Open, setelah menjalani debut di turnamen tersebut pada musim lalu. Pada musim 2025, ia tersingkir di babak ketiga setelah kalah dari petenis AS, McCartney Kessler.

Setelah rangkaian turnamen clay-court yang luar biasa — di mana petenis berusia 19 tahun meraih gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di French Open — ia menjalani musim grass-court yang mengecewakan.

Juara di Linz musim 2026 kalah dalam pertandingan pertamanya di Bad Homburg Open sebelum tersingkir babak kedua Wimbledon.

Saat ditanya apakah ia merasa siap menghadapi rangkaian turnamen grass-court, Andreeva menjawab, "Maksud saya, kalau boleh memilih, saya sebenarnya ingin mengambil waktu lebih lama. Tetapi jelas itu bukan keputusan terbaik karena saya juga harus berusaha mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk musim grass-court. Tetapi, ya, begitulah adanya.”

"Saya selalu bersemangat untuk bertanding di turnamen. Meskipun waktu istirahat saya setelah Paris tidak banyak, saya tetap antusias menyambut musim grass-court. Sebab, walaupun hubungan saya dengan grass-court kadang pasang surut, saya tetap senang datang ke London dan Jerman untuk mengikuti turnamen. Jadi, saya tidak akan mengubah apa pun."

Sementara itu di babak ketiga Canadian Open, Andreeva akan menghadapi petenis unggulan ke-30 sekaligus harapan tuan rumah, Leylah Annie Fernandez.

Artikel Tag: wimbledon, canadian open, Leylah Annie Fernandez, Mirra Andreeva

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru