Kanal

Pandangan Alex De Minaur Tentang Clay-Court Usai Hadapi Kesulitan

Penulis: Dian Megane
06 Mei 2026, 18:45 WIB

Alex De Minaur [image: getty images]

Berita Tenis: Alex de Minaur mengalami awal yang sulit di musim clay-court 2026, yang kini ia lanjutkan dengan berkompetisi di Italian Open, Roma.

Petenis berkebangsaan Australia mencapai perempatfinal Monte Carlo Open pada bulan April, sebelum tersingkir di babak 16 besar di Barcelona Open. Ia kemudian kalah di laga pembuka Madrid Open.

Namun petenis peringkat 8 dunia tetap optimis menjelang turnamen berikutnya di permukaan lapangan tersebut, Italian Open yang akan ia mulai di babak kedua setelah mendapat bye di babak pertama.

Menjelang kembali beraksi, petenis berkebangsaan Australia ditanya oleh Italian Open di YouTube, “Seberapa besar anda merasa masih ada potensi atau seharusnya ada peningkatan di permukaan lapangan ini?”

De MInaur menjawab, “Ya, saya merasa selama tiga musim terakhir saya benar-benar telah meningkat di permukaan ini dan saya menjadi cukup berbahaya. Saya juga merasa nyaman dan saya telah mendapatkan beberapa hasil yang sangat baik. Potensinya ada, saya hanya perlu membukanya.”

Dan ketika ditanya apakah ia akan bermain bertahan atau agresif di Roma, ia menjawab, “Saya pikir menemukan keseimbangan itu adalah kunci bagi saya. Dan tentu saja, memiliki jiwa pejuang yang gigih di dalam diri saya yang tidak akan menyerah, yang akan berjuang apa pun yang terjadi, yang akan membuat segalanya menjadi sangat sulit. Dan itulah yang harus saya kembalikan, mudah-mudahan saya bisa melakukannya pekan ini.”

Semangat juang petenis berusia 27 tahun telah membantunya meraih kesuksesan besar selama bermusim-musim bersama dengan kecepatannya yang luar biasa di lapangan. Tetapi, ia tentu menyadari bahwa tidak satu pun dari 11 gelar yang telah ia menangkan di sepanjang kariernya sampai saat ini ia raih di clay-court.

Mantan petenis peringkat 6 dunia memiliki sembilan gelar dari turnamen hard-court dan dua gelar dari turnamen grass-court, termasuk gelar turnamen hard-court, Rotterdam Open awal musim ini.

Namun, yang menjadi standar di clay-court adalah petenis peringkat 1 dunia, Jannik Sinner, yang telah mengangkat trofi kemenangan berturut-turut di Monte Carlo Open dan Madrid Open.

Membagikan penilaiannya tentang Sinner, De Minaur menyatakan, “Ya, maksud saya, ia jelas berada di puncak permainan saat ini. Ia hampir tidak terkalahkan. Menurut saya, secara pribadi, saya tahu bahwa saya bisa berbahaya di permukaan ini. Hanya saja ada beberapa pekan yang seharusnya bisa saya lalui dengan lebih baik. Tetapi secara keseluruhan, hanya mengalami dua atau tiga pekan buruk dalam empat atau lima musim terakhir, itu sudah cukup bagi saya.”

De Minaur sangat menginginkan awal yang baik di Italian Open, tetapi ia tentu menghadapi laga pembuka yang sulit melawan petenis berkebangsaan Spanyol, Jaume Munar atau petenis tuan rumah, Matteo Arnaldi.

Artikel Tag: Italian Open, Alex de Minaur, Jannik Sinner

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru