Penjelasan Tuduhan David Goffin Tentang Sikap Penggemar Yang Kurang Sopan
David Goffin [image: getty images]
Berita Tenis: David Goffin telah mengkonfirmasi bahwa ia akan pensiun dari dunia tenis profesional setelah musim 2026, menutup babak karier turnamen ATP yang gemilang.
Petenis yang menjadi petenis putra pertama dari negaranya, Belgia yang masuk ke peringkat 10 dunia, mengumumkan keputusan tersebut melalui unggahan di media sosial. Ia menjelaskan bahwa cedera lutut yang dideritanya musim lalu memainkan peran penting dalam keputusannya untuk pensiun.
Petenis berusia 35 tahun telah lama dihormati karena konsistensi dan etos kerjanya selama berkiprah di turnamen ATP. Ia menghabiskan lebih dari 150 pekan di peringkat 20 besar dan mencapai peringkat tertinggi dalam kariernya, yaitu peringkat 7 dunia di nomor tunggal dan peringkat 158 dunia di nomor ganda.
Runner up ATP Finals musim 2017 sering kali mendapat dukungan kuat di mana pun ia bermain.Tetapi, ada satu pengecualian yang mencolok, yaitu di French Open ketika ia secara tidak terduga dicemooh oleh sebagian penonton di Roland Garros, Paris.
Pada babak pertama French Open musim 2024, ia berhadapan dengan petenis favorit tuan rumah, Giovanni Mpetshi Perricard. Ia yakin kerumunan penonton telah melewati batas, merasa bahwa dukungan mereka untuk petenis harapan mereka melampaui apa yang dapat diterima.
“Ketika anda dihina selama tiga setengah jam, anda harus sedikit menggoda publik,” ungkap Goffin kepada ESPN. “Jelas, itu sudah keterlaluan, itu benar-benar tidak sopan. Itu benar-benar berlebihan. Itu mulai menjadi sepak bola. Sebentar lagi akan ada bom asap, hooligan, dan perkelahian di tribun.”
“Itu mulai menjadi konyol. Beberapa orang di sana lebih bertujuan untuk membuat masalah daripada menciptakan suasana.”
“Seseorang meludahkan permen karetnya ke arah saya. Pertandingan menjadi rumit. Itulah mengapa saya ingin tetap tenang. Jika saya mulai marah, itu bisa membuat saya kehilangan keseimbangan.”
“Banyak wasit merasa ada banyak sikap kurang sopan. Itu sering diulang di ruang ganti dan di antara otoritas ATP. Kita harus melakukan sesuatu tentang itu.”
Setelah pertandingan, juru bicara Roland Garros menanggapi keluhan mantan petenis peringkat 7 dunia dengan menekankan bahwa meskipun antusiasme penggemar disambut baik, hal tersebut tidak boleh melampaui batas.
“Publik sangat antusias, terutama di lapangan luar,” ungkap juru bicara Roland Garros. “Tetapi, tentu saja mereka harus menunjukkan rasa hormat sepenuhnya kepada semua petenis saat melakukannya. Badan pengawas telah dibentuk untuk memastikan aturan dipatuhi.”
“Meskipun wajar jika penggemar berbagi kegembiraan dan menyemangati favorit mereka, hal ini sama sekali tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai tenis atau pertimbangan terhadap para petenis.”
Goffin berhasil melewati pertandingannya melawan Mpetshi Perricard dan memenangkan pertandingan dengan lima set. Ia menanggapi sorak sorai penonton saat meninggalkan lapangan dengan menutup telinga dengan kedua tangannya.
Artikel Tag: David Goffin, French Open, Giovanni Mpetshi Perricard