Kanal

Perasaan Terburuk Bagi Atlet, Aryna Sabalenka Akui Benci Kekalahan

Penulis: Dian Megane
28 Apr 2026, 14:19 WIB

Aryna Sabalenka [image: EPA]

Berita Tenis: Aryna Sabalenka memperlihatkan daya juang untuk bangkit melawan Naomi Osaka di pertandingan yang sangat menuntut, di babak keempat Madrid Open musim 2026.

Petenis unggulan pertama sekali lagi memperlihatkan mengapa ia mendominasi turnamen WTA pada musim 2026. Ia harus bertahan melalui pertarungan sengit demi mengatasi mantan petenis peringkat 1 dunia, Osaka sebelum mengalahkannya dengan tiga set di babak keempat Madrid Open.

Juara bertahan di Madrid pun kini mempertahankan kemenangan beruntun yang spektakuler dengan baru menelan kekalahan sejauh ini pada musim 2026 dan tetap berada di jalur yang tepat untuk mempertahankan gelar di Madrid.

Setelah memenangkan gelar secara beruntun di Indian Wells dan Miami, petenis peringkat 1 dunia kini mengincar gelar turnamen WTA level 1000 ketiga pada musim ini.

“Saya pikir saya bermain dengan cukup baik,” ungkap Sabalenka tentang level permainan melawan petenis berkebangsaan Jepang, Osaka. “Saya sedikit menurunkan level permainan saya menuju akhir set pertama dan memberikan babak tiebreak dengan terlalu mudah.”

“Tetapi secara keseluruhan, saya merasa gembira. Ketika ia menyudutkan saya, saya mampu menampilkan pukulan yang luar biasa dan bermain di level yang tinggi. Jadi, saya merasa puas. Saya juga merasa senang karena ia menyuguhkan tantangan itu karena itu membuat saya berjuang, sedikit menderita, dan menemukan Solusi selama pertandingan.”

Mengenai perubahan kondisi bermain di Madrid, Sabalenka menambahkan, “Saya menyukai keduanya – Madrid dan Roma. Di tahap ini dalam karier saya, saya menikmati setiap lapangan. Saya senang proses adaptasi dan menemukan kunci dari setiap lapangan. Di sini, saya berusaha memberikan lebih banyak putaran pada bola dan memanfaatkan lambungan yang tinggi. Pada dasarnya, saya memainkan permainan saya, tetapi dengan sedikit lebih banyak putaran.”

Terkait kemenangan beruntun, Sabalenka menyatakan, “Saya tidak terlalu memikirkannya, tetapi saya rasa mudah untuk menghitungnya. Saya hanya mencoba melakoni setiap pertandingan sebaik mungkin. Itu focus saya. Perasaan kalah tidak pernah terlupakan. Itu tidak terlupakan. Sama seperti menang. Saya benci kalah, itu perasaan terburuk bagi seorang atlet.”

Melenggang ke perempatfinal Madrid Open, petenis peringkat 1 dunia akan berduel melawan petenis unggulan ke-30, Hailey Baptiste.

Artikel Tag: Madrid Open, Naomi Osaka, Aryna Sabalenka

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru