Stan Wawrinka Ungkap Perasaan Terbaik Usai Lakoni Wimbledon Pamungkas
Stan Wawrinka [image: getty images]
Berita Tenis: Ketika Stan Wawrinka meninggalkan Lapangan No. 1 di Wimbledon musim 2026 setelah kalah di babak pertama melawan Matteo Berrettini, ia tampak sangat emosional.
Itu adalah momen yang tidak terlupakan bagi mantan petenis peringkat 3 dunia yang akan pensiun akhir musim ini.
“Bagi saya, perasaan terbaik yang pernah ada adalah melihat anak-anak muda, pertama, berada di turnamen, dan tentu saja mendukung saya. Itu akan selalu menjadi sesuatu yang istimewa,” ungkap Wawrinka.
“Salah satu alasan mengapa saya terus bermain begitu lama adalah karena para penggemar dan karena emosi yang bisa saya dapatkan dan bagikan dengan mereka saat saya melakoni pertandingan.”
“Malam ini, sekali lagi, benar-benar istimewa. Dukungan yang luar biasa, atmosfer yang menakjubkan, bertanding melawan Matteo yang merupakan teman baik, pria yang hebat. Kami bertarung dengan baik dan saya senang dengan pertandingan malam ini.”
Petenis peringkat 109 dunia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada penyelenggara turnamen karena telah memberinya wild card, yang memungkinkan petenis yang dua kali mencapai perempatfinal Wimbledon untuk berkompetisi di London untuk terakhir kalinya.
“Selalu ada sesuatu yang istimewa sebagai petenis. Saya rasa anda akan selalu merasakan hal yang berbeda saat tiba di sini. Saya rasa sejarah permainan ini, sejarah tenis, benar-benar unik di sini,” lanjut Wawrinka.
“Meskipun selalu menyenangkan menonton di TV saat masih muda, pertama kali anda datang ke sini, emosi yang anda rasakan hanya dengan berjalan-jalan saja sudah sangat istimewa. Dan lebih dari 20 musim kemudian, saya masih merasakan hal yang sama saat kembali ke sini.”
“Saya rasa ini adalah sesuatu yang benar-benar luar biasa sebagai sebuah turnamen, untuk tenis, untuk para penggemar, dan untuk kami, para pemain.”
Satu-satunya trofi Grand Slam yang belum ada dalam koleksi petenis veteran Swiss adalah Wimbledon. Tetapi, itu bukan sesuatu yang membekas dalam pikirannya.
“Saya tidak pernah datang ke Grand Slam dengan berpikir, ‘Oh, saya benar-benar ingin memenangkan yang satu ini’. Bagi saya, saya selalu datang ke sini, ingin melakukan yang terbaik, tentu saja, seperti Grand Slam lainnya,” tutur Wawrinka.
“Beberapa kali mencapai perempatfinal. Saya rasa grass-court selalu sedikit lebih menantang bagi saya, untuk permainan saya, juga untuk cara saya membangun kepercayaan diri. Saya suka, bisa dibilang, memiliki lebih banyak waktu di lapangan.”
“Namun pada akhirnya, saya rasa saya telah melakukan yang terbaik yang bisa saya lakukan, sama seperti di Grand Slam lainnya. Saya rasa mencapai perempatfinal sudah merupakan hasil yang luar biasa bagi saya dan saya senang dengan apa yang telah saya raih di Wimbledon ini.”
Artikel Tag: wimbledon, Stan Wawrinka, Matteo Berrettini