Terence Crawford Ngaku Hampir Turun ke Kelas Middleweight Sebelum Pensiun
Terence Crawford
Berita Tinju : Legenda tinju dunia, Terence Crawford, mengungkap bahwa dirinya hampir saja melanjutkan karier setelah kemenangan bersejarah atas Canelo Alvarez pada September 2025. Dalam laga tersebut, Crawford sukses merebut gelar juara dunia tak terbantahkan kelas super menengah, sekaligus menambah koleksi gelar di lima divisi berbeda.
Pencapaian itu semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu petinju terbaik era modern. Namun, di balik keputusan pensiun yang diumumkan beberapa bulan kemudian, Crawford ternyata sempat mempertimbangkan satu tantangan besar lainnya.
Ia mengaku sempat ingin turun ke kelas menengah demi mengejar sejarah baru, yakni menjadi juara di enam divisi sekaligus meraih status tak terbantahkan di empat kelas berbeda. Rencana tersebut bahkan sudah mulai dipikirkan secara serius.
Dalam pernyataannya, Crawford mengatakan, “Setelah mengalahkan Canelo, saya sempat berpikir untuk turun ke 160 dan mencoba melakukannya lagi. Menjadi juara di enam divisi dan empat kali undisputed, itu sesuatu yang besar.”
Ia menambahkan, “Meski nama lawannya mungkin tidak sebesar yang lain, tantangannya tetap nyata. Saya ingin melakukan sesuatu yang berarti dan menghadapi petinju berbahaya.”
Nama yang dimaksud adalah Janibek Alimkhanuly, pemegang gelar IBF dan WBO kelas menengah saat itu. Crawford menilai duel melawan petinju asal Kazakhstan tersebut akan menarik perhatian publik, terlebih jika melibatkan status juara dari kedua pihak.
Namun, rencana tersebut akhirnya batal setelah Alimkhanuly tersandung kasus doping jelang pertarungan melawan Erislandy Lara. Situasi itu membuat peta gelar di kelas menengah menjadi tidak jelas, sehingga peluang untuk merebut seluruh sabuk dalam waktu singkat ikut tertutup.
Crawford mengaku momen tersebut menjadi titik balik dalam keputusannya. “Saat itu saya merasa ini seperti tanda bahwa saya sudah tidak punya lagi yang harus dibuktikan,” ujarnya.
Tanpa jalur jelas menuju status juara tak terbantahkan di kelas menengah, motivasi Terence Crawford untuk melanjutkan karier pun menurun. Pada Desember 2025, ia resmi mengumumkan pensiun dari dunia tinju profesional.
Keputusan tersebut menutup perjalanan karier gemilang yang dipenuhi berbagai prestasi, termasuk dominasi di beberapa divisi dan kemenangan atas sejumlah petinju elite dunia.
Artikel Tag: Tinju Dunia, Canelo Álvarez, Terence Crawford, kelas menengah, Middleweight, Janibek Alimkhanuly