Kanal

Thailand Masters 2026: Devika Sihag Tembus Final Pertama Super 300

Penulis: Yusuf Efendi
01 Feb 2026, 13:15 WIB

Devika Sihag/[Foto:Sportstar]

Bangkok - Pebulutangkis muda India, Devika Sihag, melaju ke final BWF Super 300 pertamanya dengan kemenangan dua set langsung atas pemain peringkat 35 dunia, Huang Yu-Hsun, di turnamen Thailand Masters senilai USD 250.000 di Bangkok pada hari Sabtu.

Pemain India berusia 20 tahun yang tidak diunggulkan, yang meraih gelar BWF International Challenge pertamanya di Malaysia International tahun lalu, mencatatkan kemenangan 22-20, 21-13 atas Huang yang diunggulkan di posisi kelima dalam semifinal tunggal putri.

Tampak hampir kalah pada kedudukan 15-20 di game pertama, Devika bangkit seperti burung phoenix, menyelamatkan lima game point untuk mengamankan kemenangan di game pertama dan melanjutkan momentum di game kedua untuk mengalahkan Huang, yang tenggelam dalam serangkaian kesalahan sendiri.

Pemain peringkat 63 dunia itu akan menghadapi Goh Jin Wei dari Malaysia di pertandingan final.

Kedua pemain bulu tangkis itu bertarung sengit di awal pertandingan, hingga skor sempat mencapai 7-7. Kemudian Huang melaju, perlahan-lahan membangun keunggulan yang cukup besar.

Pemain India itu bersalah karena memberi lawannya kesempatan untuk dengan cepat menyelesaikan poin saat Huang unggul 18-14. Dibantu oleh kesalahan servis dari Devika Sihag dan smash lurus, Huang meraih lima poin game.

Pemain Taiwan itu kemudian melakukan kesalahan, sementara Devika unggul dalam duel di dekat net.

Huang selanjutnya melakukan kesalahan di dekat net sehingga skor menjadi 18-20. Devika Sihag yang waspada kemudian berdiri di dekat net untuk melepaskan satu pukulan lagi dan, ketika Huang memukul bola keluar lapangan, pemain India itu menyamakan kedudukan menjadi 20-20.

Dia meraih poin keenamnya secara beruntun untuk memegang game point dan mengamankan kemenangan setelah pemain Taiwan itu sekali lagi melakukan pukulan yang meleset.

Game kedua dimulai dengan skor imbang karena keduanya melakukan terlalu banyak kesalahan sendiri, tetapi Devika berhasil mengurangi kesalahannya untuk unggul 8-5. Bagi Huang, sepertinya tidak ada yang berjalan sesuai keinginannya karena ia tenggelam dalam serangkaian kesalahan, sehingga Devika unggul 11-5 saat jeda.

Devika mencoba melibatkan lawannya dalam reli panjang, hingga unggul 14-8. Ia menggunakan pukulan drop overhead, pukulan forehand datar, dan permainan di dekat net yang lebih baik untuk menyulitkan lawannya. Tak lama kemudian, ia unggul 17-9. Dua pukulan gugup membuatnya meleset dari garis di kedua sisi lapangan sehingga skor menjadi 17-11.

Huang kembali memukul bola ke net sehingga Devika memperkecil selisih menjadi 19-12. Pemain India itu kemudian melepaskan satu pukulan yang meleset. Pengembalian bola tepat di garis belakang memberi tujuh match point kepada petenis India itu dan dia menyelesaikannya dengan sebuah smash.

Perjalanan Devika Sihag di kancah kompetisi berlangsung stabil dan konsisten. Atlet muda ini meraih gelar internasional pertamanya di Malaysia International pada Agustus 2025 dan kemudian berkontribusi pada perolehan medali perunggu tim campuran India di World University Games 2025.

Perjalanan kariernya yang terus menanjak berlanjut musim lalu saat ia finis sebagai runner-up di Indonesia Masters Super 100 dan mencapai empat final pada tahun 2024, mengangkat trofi di Swedish Open dan Portugal International, sementara meraih posisi kedua di Estonian International dan Dutch International.

Artikel Tag: Devika Sihag, Huang Yu Hsun, Thailand Masters 2026, Goh Jin Wei

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru