Thiago Motta Ungguli Tudor dan Spalletti, Juventus Alami Penurunan Terburuk dalam 15 Tahun
Thiago Motta Ungguli Tudor dan Spalletti, Juventus Alami Penurunan Terburuk dalam 15 Tahun - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia: Juventus kini menghadapi masa sulit yang jarang terjadi dalam sejarah panjang mereka. Skuad asuhan Luciano Spalletti mengalami kekalahan 0-2 dari Como pada Sabtu lalu, yang membuat mereka tertahan di posisi kelima klasemen Serie A dengan 46 poin, terpaut empat poin dari zona Liga Champions.
Musim ini menjadi yang terburuk bagi Bianconeri sejak musim 2010-11, di mana mereka hanya berhasil mengumpulkan 41 poin dari 26 pertandingan di bawah pelatih Luigi Delneri. Sebelumnya, di musim 2024-25, Thiago Motta mampu membawa Juventus mengumpulkan 49 poin dengan jumlah gol yang sama, 43 gol, dan pertahanan yang lebih kokoh dengan kebobolan 21 gol. Namun, Motta akhirnya dipecat pada Maret tahun lalu setelah 29 laga.
Motta memang mencatatkan 13 hasil imbang dalam 26 pertandingan awalnya, namun hanya mengalami satu kekalahan. Sebaliknya, musim ini Juventus sudah menelan enam kekalahan di kompetisi domestik. Pergantian pelatih ke Igor Tudor juga tidak membawa perubahan signifikan; Tudor diberhentikan pada akhir Oktober setelah hanya meraih rata-rata 1,50 poin per laga.
Kini, di bawah asuhan Spalletti, Juventus dihadapkan pada tantangan besar untuk bangkit. Dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, mereka sudah menelan empat kekalahan, termasuk dua kekalahan dan satu hasil imbang dalam tiga pertandingan Serie A terakhir. Apakah Bianconeri mampu kembali ke jalur kemenangan dan mengamankan tempat di Liga Champions musim depan? Hanya waktu yang akan menjawab.
Artikel Tag: Juventus, Thiago Motta