Kanal

Thomas Tuchel: Inggris Harus Manfaatkan Era Fisik Sepak Bola

Penulis: Fery Andriyansyah
26 Mar 2026, 14:00 WIB

Thomas Tuchel dorong Inggris unggul lewat bola mati dan fisik. (Foto: Eddie Keogh - The FA/The FA via Getty Images)

Berita Piala Dunia: Thomas Tuchel menyoroti perubahan tren sepak bola modern yang semakin menekankan aspek fisik dan situasi bola mati. Pelatih Timnas Inggris itu menilai timnya harus mampu menjadikan kondisi tersebut sebagai keuntungan, terutama menjelang turnamen besar.

Tuchel mengungkap bahwa Premier League saat ini berada dalam fase yang sangat mengandalkan kekuatan fisik. Hal ini juga terlihat dari meningkatnya peran situasi seperti tendangan bebas, sepak pojok, hingga lemparan ke dalam dalam menentukan hasil pertandingan.

“Kami berada di era sepak bola yang sangat fisik di Premier League, di mana bola mati sangat dihargai,” ujar Thomas Tuchel.

Ia menegaskan bahwa situasi tersebut merupakan realitas yang tidak bisa dihindari. “Ini bagian dari permainan, bahkan mungkin lebih dominan dibanding liga lain, dan itu adalah kenyataannya,” lanjutnya.

Meski demikian, Tuchel tidak ingin timnya hanya bergantung pada bola mati. Ia menilai aspek tersebut harus menjadi bagian dari strategi, terutama dalam pertandingan sistem gugur.

“Ini bukan bagian utama dari pendekatan kami, tetapi harus tetap menjadi bagian penting, terutama di pertandingan knock-out,” jelasnya.

Tuchel juga menilai laga uji coba melawan Uruguay dan Jepang menjadi momen penting untuk mengasah strategi tersebut. Ia ingin timnya mampu memanfaatkan setiap peluang untuk mengubah jalannya pertandingan.

“Kami harus memiliki rencana yang jelas untuk bertahan dan menyerang dari bola mati serta menjadikannya sebagai keuntungan,” katanya.

Ia menekankan pentingnya kesiapan menghadapi momen krusial. “Dalam pertandingan terakhir sebelum Piala Dunia, kami harus memikirkan bagaimana mengubah jalannya pertandingan dan membuka ruang,” tambahnya.

Tuchel juga menanggapi pertanyaan soal tantangan melatih tim nasional dibanding klub. Ia mengaku tetap merasakan semangat kompetitif yang sama meski tidak menghadapi pelatih top seperti Pep Guardiola atau Mikel Arteta secara rutin.

“Saya tetap merasa bersemangat. Datang ke stadion seperti Wembley memberi energi tersendiri,” ujarnya.

Ia menegaskan akan memberikan segalanya untuk tim. “Saya akan mendorong tim melawan Uruguay dan Jepang serta berjuang untuk hasil terbaik,” tutup pelatih Inggris tersebut.

Artikel Tag: Thomas Tuchel, Timnas Inggris, Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru