Tiga Syarat dari Louis Saha Agar Everton Terhindar dari Papan Bawah
Louis Saha beri tiga syarat utama untuk Everton demi jaga konsistensi di Premier League. (Foto: Eóin Noonan/Sportsfile for Web Summit via Getty Images)
Berita Liga Inggris: Mantan penyerang Everton, Louis Saha, menyebut ada tiga syarat utama yang harus dipenuhi mantan timnya untuk menghindari ancaman zona papan bawah di Premier League musim ini. Peringatan tersebut disampaikan Saha usai The Toffees menelan dua kekalahan beruntun tanpa mencetak gol saat menghadapi Chelsea dan Arsenal.
Setelah sempat mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam delapan laga awal di semua kompetisi, dua hasil minor berturut-turut membuat tim asuhan David Moyes merosot dari posisi kelima hingga menempati peringkat ke-11 klasemen sementara. Saha menilai persaingan kompetisi yang begitu ketat menuntut Everton untuk selalu waspada.
"Setiap tim harus berhati-hati, termasuk Sunderland dan Everton, karena ini adalah liga yang tangguh di mana siapa saja bisa mengalahkan siapa saja," ujar Louis Saha seperti dikutip dari BettingLounge.
Saha, yang mencetak 35 gol dalam 115 pertandingan bersama Everton pada kurun 2008–2012, secara khusus membeberkan tiga kunci utama yang wajib dijaga oleh skuad The Toffees.
"Everton perlu mempertahankan para pemain terbaik mereka, (Thierno) Barry harus terus mencetak gol, dan mereka wajib bertahan dengan baik, khususnya saat bermain di kandang," tutur sosok asal Prancis tersebut.
"Bakal ada banyak hasil yang ketat dan pertandingan yang berjalan alot, jadi Everton dan Sunderland bisa saja terseret ke dalam masalah jika mereka tidak berhati-hati," katanya menambahkan.
Kendati demikian, Saha menganggap kegagalan Everton menembus kompetisi Eropa musim ini bisa menjadi keuntungan tersendiri. Di tengah terbatasnya kedalaman skuad yang hanya memiliki 18 pemain non-kiper, jadwal pertandingan yang lebih renggang memungkinkan Moyes untuk mematangkan taktik.
"Anda akan melihat bahwa tim-tim yang berlaga di Eropa mungkin berjuang keras untuk mengelola ritme permainan yang padat. Jadi, ada kesempatan bagi tim-tim yang tidak berlaga di kompetisi tersebut," ujar mantan juru gedor berusia 48 tahun itu.
"Tim-tim seperti Everton bisa fokus pada Premier League, menjalani pertandingan pekan demi pekan, serta memiliki lebih banyak waktu untuk menyelesaikan masalah dan membangun fondasi yang kuat," tuturnya menuntaskan keterangannya.
Artikel Tag: Everton, Premier League, Louis Saha