☰
Kanal
✕

Tiger Johnson Ingin Hadapi Petinju 10 Besar Kelas Welter

Penulis: Hanif Rusli
01 Okt 2026, 04:34 WIB

Tiger Johnson terakhir bertarung pada 4 Juli dan menang keputusan mutlak atas Christopher Guerrero yang sebelumnya belum terkalahkan. (Foto: Fight TV)

Tiger Johnson ingin kembali bertarung sebelum akhir tahun dan menargetkan lawan yang masuk 10 besar kelas welter versi The Ring.

Petinju asal Cleveland, Amerika Serikat, itu menyampaikan keinginannya saat tampil dalam “Mr. Versace Podcast” bersama CEO The Ring, Rick Reeno.

Johnson yang belum terkalahkan berharap mendapat kesempatan menghadapi salah satu nama papan atas di kelas 147 pound.

“Siapa pun yang ada di peringkat 10 besar The Ring, kirim kontraknya. Kalau saya harus mengalahkan salah satu dari mereka untuk mendapatkan Devin (Haney), kirim kontraknya, siapa pun yang ada di 10 besar,” kata Johnson.

Johnson (18-0, 8 KO) bahkan ingin menghadapi sebanyak mungkin petinju yang berada di jajaran elite sebelum mengejar gelar dunia pada 2027. Saat ini, ia mengakui masih memiliki perjalanan untuk mencapai target tersebut.

Dalam skenario yang paling diinginkannya, Johnson ingin menghadapi juara kelas welter WBO Devin Haney.

Persaingan keduanya bermula dari insiden saat penimbangan sehari sebelum pertarungan Shakur Stevenson melawan Teofimo Lopez di Madison Square Garden, New York, 31 Januari.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan menantang Haney, Johnson kembali menyatakan kesiapannya.

“Kirim kontraknya. Mari bertarung. Anda sudah membuat semua orang tertipu. Anda bukan ‘Deebo’, kawan. Anda Carlton Banks,” ujar Johnson.

Haney (33-0, 15 KO, 1 NC) berasal dari Henderson, Nevada, dan menempati peringkat pertama kelas welter versi The Ring untuk perebutan gelar yang saat ini kosong. Ia juga berada di posisi kedelapan daftar pound-for-pound The Ring.

Tiger Johnson, 28 tahun, terakhir bertarung pada 4 Juli dan menang keputusan mutlak atas Christopher Guerrero yang sebelumnya belum terkalahkan.

Duel tersebut berlangsung di Wolstein Center, Cleveland. Johnson kini berada di peringkat keenam WBO, kesembilan IBF, dan ke-15 WBC.

Johnson mengatakan lima petinju menolak pertarungan yang ditawarkan kepadanya sejak kemenangan atas Guerrero.

Kondisi itu membuatnya mempertanyakan mengapa petinju terbaik saat ini tidak sesering generasi sebelumnya saling berhadapan.

Menurut Johnson, lebih banyak pertarungan antara petinju elite dapat membantu meningkatkan dukungan penggemar, termasuk kepada petinju yang mengalami kekalahan.

“Saya lahir di era yang salah. Tinju sudah menjadi seluruh hidup saya. Impian saya selalu menjadi juara dunia, tampil di Olimpiade, masuk sejarah sebagai salah satu petinju terbaik, dan masuk Hall of Fame,” katanya.

Tiger Johnson mencontohkan era 1980-an ketika Tommy Hearns dan Sugar Ray Leonard tetap menjalani pertarungan besar meski pernah kalah. Ia berharap tinju kembali menghadirkan pertarungan yang diinginkan penggemar.

Artikel Tag: Devin Haney

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru