Kanal

Timnas Putri Diimbangi Kamboja 1-1, Pelatih Sorot Chemistry

Penulis: M. Aldi
10 Jun 2026, 13:30 WIB

Rosdilah Siti Nurrohmah ketika merayakan gol untuk Timnas Putri Indonesia

Berita Super League Indonesia: Dua laga uji coba di Garuda Championship Series 2026 gagal ditutup dengan hasil positif oleh Timnas Putri Indonesia. Terbaru, tim asuhan Satoru Mochizuki dipaksa puas bermain imbang 1-1 atas Kamboja.

Pertandingan persahabatan ini dimainkan di Stadion SPOrT Jabar Arcamanik, Selasa (9/6). Pada laga ini, Rosdilah Siti Nurrohmah bisa mencetak gol di menit ke-54 namun disamakan tim lawan semenit setelahnya lewat Chhit Sapheourn.

Melihat hasil ini, Satoru Mochizuki mengakui bahwa dirinya tidak puas dengan kegagalan tim mendapatkan kemenangan. Namun dia juga tetap memberi apresiasi kepada pemain yang sudah berjuang dengan keras.

"Pertama-tama kami sudah melakoni pertandingan yang baik melawan tim kuat Kamboja. Tetapi memang sangat disayangkan karena kami seharusnya bisa menang. Tadi pemain lokal dan pemain diaspora juga sudah bermain dengan baik. Saya sangat berterima kasih," tuturnya saat diwawancara usai laga.

Agenda uji coba ini dibuat dengan format trofeo dan Singapura ikut ambil bagian. Sebelumnya saat tampil melawan Singapura, Garuda Pertiwi harus takluk 0-2. Satoru pun membeberkan kendala dari timnya sehingga tidak tampil maksimal pada FIFA MAtchday kali ini.

"Seluruh tim yang bertanding seperti kami, Kamboja dan Singapura pasti tidak merasa puas. Kalau untuk evaluasi, skill individu harus ditingkatkan juga dan memang kendalanya pemain tidak bisa gabung di satu waktu," ujarnya.

Memang Timnas Putri Indonesia menggelar pemusatan latihan di Bandung sejak bulan Mei. Namun beberapa pemain penting terutama penggawa diaspora tiba di Indonesia baru beberapa hari jelang pertandingan.

"Mereka itu datangnya berbeda-beda, sehingga harus beradaptasi dan membangun chemistry lagi. Tapi itu dengan sekarang mereka sudah datang, harusnya dari chemistry sudah mulai terbangun dan bisa lebih baik lagi ke depannya," jelasnya.

Kini pada persiapan jelang ajang Piala AFF pada 17 Juli-26 Juli 2026, Satoru Mochizuki ini membehani kekurangan dari timnya. Terutama ketajaman ketika melakukan penyelesaian akhir akan diasah olehnya.

"Jadi yang harus ditingkatkan adalah skill individu serta kerja sama mereka di lapangan agar bisa lebih baik lagi ketika bermain. Pekerjaan rumah kita juga saat ini adalah finishing, kami mau memperbaikinya," ujarnya.

"Karena di Piala AFF terakhir kami juara, jadi kami tentunya ingin menjadi juara lagi. Kami juga harus hati-hati karena Singapura dan juga Kamboja levelnya terus naik," pungkasnya.

Artikel Tag: Satoru Mochizuki, SPOrT Jabar Arcamanik

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru