Anthony Joshua Bongkar Alasan Latihan Bareng Usyk Jelang Comeback
Anthony Joshua
Berita Tinju - Anthony Joshua akan kembali naik ring pada akhir Juli saat menghadapi petinju Albania, Kristian Prenga, di Riyadh, Arab Saudi. Duel tersebut menjadi langkah awal sebelum pertarungan akbar melawan Tyson Fury yang diproyeksikan berlangsung apabila keduanya sama sama berhasil memenangkan laga pemanasan masing masing.
Menjelang comeback tersebut, Joshua membuat keputusan yang menarik. Petinju asal Inggris itu memilih menjalani pemusatan latihan bersama tim Oleksandr Usyk di bawah arahan pelatih Iegor Golub, sosok yang juga menjadi bagian penting dari kesuksesan juara dunia asal Ukraina tersebut.
Keputusan itu bukan tanpa alasan. Joshua mengaku ingin mempelajari langsung metode latihan petinju yang menurutnya saat ini merupakan yang terbaik di dunia.
"Dia adalah petinju terbaik di dunia. Jadi saya ingin melihat secara langsung apa yang dia lakukan, batas apa yang berhasil dia lampaui, dan bagaimana cara dia berkembang. Jika saya bisa menerapkan hal yang sama saat berlatih, saya yakin hasilnya akan terlihat ketika bertanding," ujar Joshua kepada DAZN Boxing.
Hubungan Joshua dan Usyk memang terbilang unik. Keduanya pernah dua kali bertemu dalam perebutan gelar juara dunia kelas berat. Pada September 2021, Usyk merebut sabuk WBA, WBO, IBF, dan IBO dari tangan Joshua lewat kemenangan angka mutlak. Setahun kemudian, Usyk kembali menang melalui keputusan angka dalam laga ulang yang berlangsung lebih kompetitif.
Alih alih menjadikan kekalahan tersebut sebagai beban, Anthony Joshua justru memilih belajar dari sosok yang pernah mengalahkannya. Menurut petinju berusia 36 tahun itu, aspek terbesar yang ingin ia tingkatkan adalah kondisi fisik khusus untuk kebutuhan bertinju, bukan sekadar latihan kebugaran umum.
"Salah satu kelemahan utama saya adalah kondisi fisik. Mereka memiliki metode conditioning yang luar biasa. Bukan sekadar latihan beban atau sirkuit di gym, tetapi benar benar conditioning untuk tinju," katanya.
Joshua menjelaskan bahwa selama berada di kamp latihan Usyk, dirinya lebih banyak menjalani sesi sparring, latihan teknik, shadow boxing, dan latihan strategi dibanding sekadar memukul mitt atau pad.
"Kami bisa berminggu minggu tanpa memukul pad. Fokusnya ada pada sparring, latihan di samsak, shadow boxing, latihan teknik, meningkatkan fokus dan kecerdasan bertinju. Saya merasa masih punya banyak ruang untuk berkembang. Perlahan saya mendapatkan kembali kekuatan kaki, mental, dan rasa percaya diri. Jauh dari rumah juga membantu saya tetap fokus," tambahnya.
Jika berhasil mengatasi Prenga, Anthony Joshua diperkirakan akan melanjutkan persiapannya menuju duel yang telah lama dinantikan melawan Tyson Fury. Pertemuan dua ikon tinju Inggris itu diyakini menjadi salah satu pertarungan terbesar dalam sejarah kelas berat modern.
Artikel Tag: Tyson Fury, Anthony Joshua, oleksandr usyk, Heavyweight