Kanal

Batal Lawan Haney, Ryan Garcia Pilih Duel Besar Lawan Teofimo Lopez

Penulis: Abdi Ardiansyah
04 Apr 2026, 20:45 WIB

Ryan Garcia

Berita Tinju : Ryan Garcia terus mencari pertarungan besar usai meraih gelar dunia pertamanya pada Februari lalu. Petinju asal Amerika Serikat itu sukses mengalahkan Mario Barrios untuk merebut sabuk WBC kelas welter, sekaligus membuka peluang menghadapi nama-nama besar di divisi tersebut.

Salah satu duel yang paling dinantikan adalah rematch melawan Devin Haney. Rivalitas keduanya sudah lama memanas sejak pertemuan pertama pada 2023. Saat itu, Garcia dinyatakan menang, namun hasil tersebut kemudian dibatalkan menjadi no contest setelah ia gagal dalam tes doping.

Dalam beberapa pekan terakhir, kedua pihak sempat saling membuka peluang untuk duel ulang. Garcia menyebut dirinya siap bertarung pada Juli, sementara Haney memberikan syarat adanya pengawasan ketat terkait tes doping.

Namun, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa duel tersebut belum akan terjadi dalam waktu dekat. Garcia tampaknya memilih opsi lain untuk tetap aktif di ring.

Melalui sebuah siaran langsung, petinju berjuluk King Ry itu mengungkapkan rencana pertarungan berikutnya yang tidak kalah besar. Ia menyebut akan menghadapi mantan juara dunia dua divisi, Teofimo Lopez, pada 25 Juli.

“Pertarungan saya berikutnya tanggal 25 Juli. Saya akan menghadapinya, bawa saja dia ke sini,” ujar Garcia dengan penuh percaya diri.

Nama Teofimo Lopez sendiri bukan lawan sembarangan. Meski baru saja kehilangan gelar WBO kelas super ringan dari Shakur Stevenson, Lopez tetap dikenal sebagai salah satu petinju berbakat dengan pengalaman menghadapi lawan elite.

Ia pernah mencatat kemenangan penting atas Vasyl Lomachenko dan Josh Taylor, dua nama besar di dunia tinju. Setelah kekalahan terbarunya, Lopez juga telah memastikan akan naik ke kelas welter, membuka jalan untuk menghadapi Garcia.

Jika pertarungan ini benar terjadi, maka duel Garcia kontra Lopez berpotensi menjadi salah satu laga paling menarik tahun ini. Selain menghadirkan dua petinju dengan gaya bertarung agresif, laga ini juga bisa menjadi penentu posisi keduanya dalam persaingan menuju status juara tak terbantahkan di masa depan.

Bagi Ryan Garcia, kemenangan atas Lopez akan semakin memperkuat posisinya sebagai bintang besar di divisi welter. Sementara bagi Lopez, ini menjadi kesempatan untuk bangkit dan membuktikan bahwa dirinya masih layak bersaing di level tertinggi.

Artikel Tag: Tinju Dunia, kelas welter, Kelas Super Ringan, Devin Haney, Teofimo Lopez, Ryan Garcia

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru