☰
Kanal
✕

Canelo Alvarez Sebut Christian Mbilli Akan Hadapi Level Berbeda di Riyadh

Penulis: Hanif Rusli
30 Sep 2026, 03:13 WIB

Canelo Alvarez (kiri) dan Christian Mbilli. (Foto: Fight TV)

Canelo Alvarez memperingatkan Christian Mbilli bahwa petinju asal Kamerun itu akan menghadapi tantangan berbeda ketika keduanya bertemu dalam perebutan gelar kelas menengah super WBC pada 31 Oktober di Riyadh, Arab Saudi.

Alvarez (63-2-2, 39 KO) akan menghadapi Mbilli (29-0-1, 24 KO) dalam pertarungan 12 ronde di kelas 168 pound. Duel tersebut menjadi laga utama kartu The Ring yang akan disiarkan DAZN kepada pelanggan paket Ultimate dan melalui pay-per-view.

Alvarez menilai pengalaman Mbilli saat menghadapi Lester Martinez tidak bisa menjadi ukuran untuk pertarungan mereka.

Mbilli dan Martinez sebelumnya bertarung selama 10 ronde dalam laga yang berakhir dengan hasil imbang mayoritas. Pada malam yang sama, Alvarez mengalami kekalahan angka mutlak dari Terence Crawford di Allegiant Stadium, Las Vegas.

“Tidak mungkin dia bisa bertarung seperti itu melawan saya karena saya bukan Martinez,” kata Canelo Alvarez kepada Mbilli dalam program pratinjau “Face Off” DAZN. “Mereka saling melancarkan pukulan seperti orang gila, dan tentu saja mereka kuat. Tetapi itu bukan tinju.”

Alvarez mengatakan gaya bertarung Mbilli yang gemar maju menyerang justru sesuai dengan karakter lawan yang ingin dihadapinya. Ia memperkirakan gaya tersebut dapat menghasilkan pertarungan yang terbuka dan penuh aksi.

“Ini level yang berbeda. Dia akan mengetahuinya,” ujar Alvarez. “Saya menyukai gaya seperti itu ketika dia terus maju. Dia kuat dan dia tahu akan terus maju. Saya menyukai gaya itu karena akan ada banyak aksi.”

Kedua petinju dikenal memiliki kekuatan pukulan dan daya tahan yang baik sepanjang karier mereka. Kondisi tersebut membuat pertarungan diperkirakan berpotensi berlangsung hingga ronde terakhir dan ditentukan melalui keputusan juri.

Jika Canelo Alvarez mampu bertahan hingga akhir ronde ke-12, itu akan menjadi kali kedelapan secara beruntun dia menyelesaikan pertarungan hingga bel akhir. Kemenangan KO terakhir Alvarez terjadi ketika menghentikan Caleb Plant pada November 2021.

Hasil tersebut mengantarkannya meraih penghargaan “Fighter of the Year” versi The Ring dan pengakuan sebagai petinju nomor satu pound-for-pound dunia.

Alvarez juga menegaskan bahwa kekalahan dari Crawford tidak membuatnya meragukan kemampuannya.

“Saya sangat bagus. Saya akan sangat siap,” kata Alvarez. “Saya bisa melukainya dan menghentikannya. Dia tidak akan bisa mengalahkan saya jika saya berusia 50 atau 60 tahun. Dia tidak bisa mengalahkan saya dalam kehidupan ini. Ini level yang berbeda dan dia akan mengetahuinya.”

Meski demikian, Alvarez mengakui status Mbilli sebagai juara menjadi alasan utama dirinya memilih petinju tersebut sebagai lawan.

“Dia seorang juara. Itu sebabnya saya memilihnya. Saya ingin melawan para juara,” kata Alvarez. “Saya tidak tahu apakah dia punya kemampuan untuk menghadapi situasi ini, tetapi kita akan melihatnya.”

Artikel Tag: Canelo Álvarez, Christian Mbilli

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru