Canelo Alvarez: Terence Crawford Harus Hadapi Saya Lagi!
Canelo Alvarez vs Terence Crawford
Berita Tinju - Canelo Alvarez mengaku tetap menghormati pencapaian Terence Crawford yang berhasil mengalahkannya dalam duel perebutan gelar juara dunia tak terbantahkan kelas menengah super. Namun, menurut Canelo, kemenangan tersebut belum sepenuhnya lengkap karena Crawford memilih pensiun tanpa memenuhi permintaannya untuk menjalani pertandingan ulang.
Crawford menciptakan kejutan besar pada September tahun lalu ketika naik dua divisi berat badan dan mengalahkan Canelo melalui kemenangan mutlak di Allegiant Stadium, Las Vegas. Hasil tersebut membuat petinju berjuluk Bud merebut status juara dunia tak terbantahkan kelas menengah super sekaligus mengakhiri dominasi Canelo di divisi 168 pon.
Usai pertarungan, Canelo langsung menginginkan laga ulang. Ia merasa belum mampu menampilkan performa terbaiknya dan yakin hasil pertandingan bisa berbeda apabila kedua petinju kembali bertemu.
"Saya selalu memberikan penghargaan kepada Crawford, tetapi kami harus bertarung lagi," kata Canelo kepada Ring Magazine.
Menurut mantan juara dunia empat divisi itu, dirinya sejak awal telah menyampaikan keinginan untuk menggelar rematch karena belum puas dengan penampilannya pada pertemuan pertama.
"Setelah pertarungan selesai, saya mengatakan bahwa kami harus menjalani laga ulang. Saya merasa belum menunjukkan kemampuan terbaik dan ingin mewujudkan pertarungan itu lagi. Jika rematch terjadi, hasilnya akan berbeda," ujarnya.
Canelo bahkan menilai Crawford baru layak memperoleh pengakuan sepenuhnya apabila bersedia menerima tantangan tersebut.
"Kalau ingin mendapatkan semua penghargaan yang layak, dia harus memberi saya kesempatan rematch. Namun dia memilih pensiun dan kami harus menghormati keputusannya serta melanjutkan langkah ke depan," ucap Canelo.
Harapan melihat duel kedua antara dua bintang tinju itu kini tampaknya sulit terwujud. Terence Crawford memutuskan mengakhiri kariernya setelah kemenangan bersejarah tersebut dan melepas seluruh sabuk juara dunia yang dimilikinya.
Sementara itu, Canelo sudah mengalihkan fokus untuk membangun kembali dominasinya di kelas menengah super. Petinju berusia 36 tahun tersebut dijadwalkan menantang juara dunia WBC Christian Mbilli pada Oktober mendatang di Riyadh, Arab Saudi.
Jika berhasil mengalahkan Mbilli, Canelo Alvarez berpeluang kembali merebut salah satu sabuk juara dunia sekaligus membuka jalan untuk mengejar status juara tak terbantahkan untuk kedua kalinya di divisi kelas menengah super.
Artikel Tag: saul canelo alvarez, Canelo Álvarez, Terence Crawford, Kelas Menengah Super, rematch