Kanal

Crawford Prediksi Devin Haney Bakal Menang Jika Rematch Lawan Ryan Garcia

Penulis: Abdi Ardiansyah
05 Agu 2026, 21:58 WIB

Ryan Garcia vs Devin Haney

Berita Tinju - Terence Crawford percaya Devin Haney mampu membalas kekalahannya saat menghadapi Ryan Garcia apabila duel ulang keduanya benar benar terwujud. Menurut mantan juara dunia tak terbantahkan dua divisi tersebut, Haney sudah mengetahui kesalahan yang membuatnya kesulitan pada pertemuan pertama.

Haney dan Garcia bertemu pada April 2024 dalam perebutan gelar juara dunia WBC kelas welter super. Saat itu Garcia gagal memenuhi batas berat badan setelah kelebihan sekitar tiga pon, sehingga tidak berhak merebut gelar milik Haney.

Meski demikian, pertarungan tetap berlangsung. Garcia tampil mengejutkan dengan menjatuhkan Haney sebanyak tiga kali sebelum dinyatakan menang melalui keputusan mayoritas juri.

Namun, hasil tersebut kemudian dibatalkan setelah Garcia dinyatakan positif menggunakan zat terlarang ostarine. Setelah proses banding dari kubu Haney, hasil pertandingan resmi diubah menjadi no contest.

Sejak saat itu, perjalanan karier keduanya terus berlanjut. Haney berhasil menjadi juara dunia WBO kelas welter, sedangkan Garcia merebut sabuk WBC di divisi yang sama. Situasi tersebut membuka peluang lahirnya duel unifikasi apabila kedua petinju kembali dipertemukan.

Crawford menilai pengalaman panjang Haney dan Garcia yang telah beberapa kali bertemu sejak level amatir membuat keduanya sangat memahami gaya bertarung masing masing. Namun, ia menilai Haney akan tampil lebih siap jika mendapat kesempatan kedua.

"Ryan Garcia memang petinju yang bagus, tetapi menurut saya dia tidak cukup cerdas untuk mengalahkan petinju elite secara konsisten. Dia dan Devin sudah sering bertemu sejak masih amatir sehingga sama sama mengenal gaya bertarung lawannya," kata Crawford dalam kanal YouTube Ring Champs.

Menurut Crawford, faktor di luar ring juga memengaruhi penampilan Devin Haney pada duel pertama. Berbagai aksi dan komentar Garcia sebelum pertandingan dinilai berhasil mengganggu fokus sang juara.

"Saya rasa semua tingkah Ryan sebelum pertandingan membuat Devin kehilangan konsentrasi. Dia juga terlihat meremehkan Ryan. Kalau mereka bertarung lagi, hasilnya bisa berbeda," ujarnya.

Crawford juga menyoroti kesalahan teknis Haney yang berulang kali terkena pukulan serupa sepanjang pertandingan.

"Kalau melihat pertarungan itu lagi, Devin terus terkena pukulan yang sama berulang ulang. Saya yakin dia akan memperbaiki hal tersebut jika mendapat kesempatan bertanding lagi," tambahnya.

Untuk saat ini, Ryan Garcia dijadwalkan mempertahankan gelar juara dunia WBC kelas welter menghadapi Conor Benn pada 12 September. Sementara itu, Devin Haney masih menunggu kepastian lawan untuk menjalani pertarungan pertamanya pada musim 2026. Jika keduanya terus mempertahankan status sebagai juara dunia, peluang duel ulang sekaligus unifikasi gelar diperkirakan akan semakin besar.

Artikel Tag: WBO, WBC, kelas welter, Devin Haney, Kelas Welter Super, Ryan Garcia, conor benn, rematch

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru