Daniel Kinahan Dipulangkan ke Irlandia untuk Jalani Proses Hukum
Daniel Kinahan akan menghadapi tuduhan mengarahkan aktivitas organisasi kriminal yang disebut memiliki jaringan perdagangan narkoba dan pencucian uang lintas negara. (Foto: AP)
Daniel Kinahan, sosok yang dituduh sebagai pemimpin organisasi kriminal asal Irlandia sekaligus mantan promotor tinju, diekstradisi dari Dubai ke Irlandia, Minggu (9/8).
Kinahan akan menghadapi tuduhan mengarahkan aktivitas organisasi kriminal yang disebut memiliki jaringan perdagangan narkoba dan pencucian uang lintas negara.
Pesawat Irish Air Corps yang membawa Kinahan, 49 tahun, mendarat di bandara di sekitar Dublin pada Minggu malam.
Ekstradisi tersebut berlangsung setelah pengadilan di Dubai menolak upaya untuk menghentikan proses pemulangannya.
Setibanya di Irlandia, Kinahan dibawa ke Special Criminal Court di Dublin.
Ia kemudian didakwa mengarahkan aktivitas sebuah organisasi kriminal dan diperintahkan tetap berada dalam tahanan di Portlaoise Prison, penjara dengan keamanan tinggi sekitar 145 kilometer sebelah barat daya Dublin.
Daniel Kinahan dikenal luas di dunia tinju karena menjadi salah satu pendiri MTK Global, perusahaan promosi yang kini sudah tidak beroperasi.
Ia pernah menjadi penasihat mantan juara dunia kelas berat Tyson Fury dan beberapa kali terlihat bersama petinju Inggris tersebut.
Kinahan juga pernah terlibat dalam upaya mengatur sejumlah pertarungan Fury, termasuk rencana duel sesama petinju Inggris melawan Anthony Joshua. Pertarungan tersebut pada akhirnya tidak pernah terwujud.
Kasus hukum Kinahan berkaitan dengan dugaan aktivitas organisasi kriminal yang melibatkan sejumlah anggota keluarganya.
Otoritas Amerika Serikat menyatakan pada 2022 bahwa konflik antara kelompok Kinahan dan organisasi kriminal Irlandia lainnya telah menyebabkan 18 kematian.
Pada tahun yang sama, pemerintah AS menawarkan hadiah hingga 5 juta dolar AS untuk informasi yang dapat membantu mengganggu aktivitas organisasi Kinahan atau berujung pada penangkapan dan vonis terhadap Daniel Kinahan.
Kepolisian Irlandia bersama otoritas Inggris, Spanyol, dan AS telah menyelidiki anggota kelompok tersebut setidaknya sejak 2016.
Pada tahun itu, konflik antarkelompok memicu penembakan di siang hari saat sesi penimbangan pertandingan tinju di sebuah hotel di Dublin.
Pihak berwenang menuduh kelompok tersebut menyelundupkan narkoba ilegal, termasuk kokain dan ganja, serta senjata ke berbagai wilayah Eropa.
Keuntungan dari aktivitas tersebut diduga dicuci melalui jaringan usaha yang tampak legal.
Kinahan membantah tuduhan bahwa dirinya merupakan pemimpin organisasi kriminal.
Dalam wawancara dengan podcaster Skotlandia James English pekan lalu, ia menyebut dirinya sebagai korban upaya untuk merusak reputasinya.
"Saya percaya, dalam beberapa hal, saya adalah kambing hitam," kata Kinahan dalam wawancara yang diunggah ke TikTok.
Daniel Kinahan berharap persidangan di Dublin dapat menjadi kesempatan untuk membersihkan namanya. Sidang berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 5 Oktober.
Artikel Tag: Tyson Fury