Diego Pacheco Menang KO Brutal, Perebutan Gelar Dunia Kian Dekat
Diego Pacheco vs Immanuwel Aleem
Berita Tinju - Diego Pacheco tampil dominan saat menghentikan Immanuwel Aleem melalui technical knockout pada ronde ke 11 dalam pertarungan yang berlangsung di Dignity Health Sports Park, Carson, California, Sabtu waktu setempat.
Kemenangan tersebut menjadi momentum penting bagi Pacheco setelah tiga pertarungan sebelumnya selalu berakhir melalui keputusan juri. Petinju berusia 25 tahun itu sengaja mengambil laga non gelar untuk mengembalikan kepercayaan diri sekaligus membuktikan bahwa dirinya masih layak disebut sebagai salah satu prospek terbaik di divisi kelas menengah super.
Sejak ronde pembuka, Pacheco langsung mengambil inisiatif menyerang. Berbekal keunggulan jangkauan dan akurasi pukulan, ia terus menekan Aleem dengan kombinasi jab dan serangan ke tubuh yang perlahan menguras tenaga lawannya. Di bawah arahan pelatih anyar Buddy McGirt, penampilan Pacheco terlihat lebih agresif dan efisien dibanding beberapa laga sebelumnya.
Statistik pertandingan memperlihatkan dominasi mutlak Pacheco. Ia mendaratkan 145 power punch dari 288 percobaan atau sekitar 50 persen. Selain itu, jab miliknya juga sangat efektif dengan 123 pukulan tepat sasaran dari total 314 percobaan.
"Semua orang tahu saya adalah petinju yang selalu mengejar kemenangan knockout. Tiga laga terakhir yang harus ditentukan oleh juri membuat saya kurang puas. Karena itu saya datang dengan tekad untuk benar benar menghentikan lawan," ujar Pacheco usai pertandingan.
Aleem sempat menunjukkan daya tahan luar biasa dan mampu bertahan hingga ronde ronde akhir meski beberapa kali menerima uppercut serta kombinasi keras ke arah kepala dan badan. Namun tekanan yang terus menerus akhirnya membuat pertahanannya runtuh pada ronde ke 11.
Serangkaian pukulan tanpa balas menjatuhkan Aleem ke kanvas. Meski wasit Ray Corona sempat memberi kesempatan laga berlanjut, hujan pukulan berikutnya memaksanya menghentikan pertandingan demi keselamatan Aleem.
Kemenangan ini membuat rekor Diego Pacheco meningkat menjadi 26 kemenangan tanpa kekalahan, dengan 19 kemenangan diraih melalui knockout. Hasil tersebut semakin memperkuat posisinya di jajaran penantang teratas kelas menengah super.
Promotor Matchroom Boxing, Eddie Hearn, memastikan target berikutnya adalah membawa Pacheco ke perebutan gelar juara dunia. Ia bahkan membuka peluang duel melawan Jaime Munguia apabila petinju Meksiko itu berhasil mempertahankan atau merebut sabuk juara WBA.
"Diego sudah siap menghadapi nama besar. Jika kesempatan melawan Jaime Munguia terbuka, kami akan mengambilnya. Target kami adalah pertarungan gelar dunia dalam waktu dekat," kata Hearn.
Dengan usia yang masih relatif muda, teknik yang terus berkembang, serta pengalaman menghadapi lawan berkualitas, Diego Pacheco kini dinilai sebagai salah satu kandidat kuat penerus dominasi kelas menengah super yang selama ini dihuni nama nama besar seperti Saul Canelo Alvarez dan David Benavidez.
Artikel Tag: WBA, saul canelo alvarez, Eddie Hearn, David Benavidez, Kelas Menengah Super, Jaime Munguia, Matchroom Boxing, Diego Pacheco