Kanal

Duel Eksibisi Mike Tyson vs Floyd Mayweather Dijadwalkan 25 April di Kongo

Penulis: Hanif Rusli
18 Feb 2026, 11:46 WIB

Mike Tyson (kiri) dan Floyd Mayweather Jr. (Foto: Fight TV)

Pertarungan eksibisi antara legenda tinju Mike Tyson dan Floyd Mayweather Jr. akhirnya memiliki tanggal dan lokasi, yakni 25 April 2026 di Republik Demokratik Kongo, Afrika, menurut laporan Mike Coppinger dari The Ring.

Pertarungan ini pertama kali diumumkan pada September 2025 tanpa tanggal atau lokasi resmi.

Selama beberapa bulan, kabar mengenai duel ini sempat meredup karena Mayweather dikabarkan menjajaki kemungkinan rematch dengan Manny Pacquiao melalui kesepakatan streaming.

Namun, ketika negosiasi tersebut gagal, pertarungan Tyson-Mayweather kembali masuk agenda musim semi 2026.

Kongo sendiri memiliki sejarah tinju yang legendaris, menjadi lokasi pertarungan “Rumble in the Jungle” pada 1974 antara Muhammad Ali dan George Foreman.

Dengan latar sejarah itu, promotor CSI Sports dan Fight Sports menamai duel ini sebagai “Legend vs. Legend.”

Mike Tyson, mantan juara kelas berat yang akan berusia 59 tahun pada malam pertarungan, tetap menjadi sosok populer dua dekade setelah pensiun. Pertarungan terakhirnya melawan Jake Paul pada November 2024 menarik lebih dari 100 juta penonton.

Sementara Floyd Mayweather Jr, yang akan berusia 49 tahun, terakhir bertanding profesional pada Agustus 2017 melawan Conor McGregor, dan sejak pensiun aktif mengikuti sejumlah pertarungan eksibisi.

Format pertarungan ini bersifat eksibisi dan tidak akan memengaruhi catatan profesional kedua petinju.

Laporan menyebut pertarungan akan digelar delapan ronde masing-masing dua menit dengan sarung tangan lebih berat, kemungkinan 14–16 ons, untuk mengurangi dampak pukulan dan mengantisipasi perbedaan berat badan yang signifikan.

Perbedaan berat menjadi salah satu isu utama. Mike Tyson pada pertarungan terakhirnya dengan Jake Paul bertimbang sekitar 229 pound, sementara Mayweather berada di sekitar 161 pound.

Selisih sekitar 70 pound ini membuat duel dinilai berisiko tinggi.

Meskipun demikian, potensi pendapatan dan daya tarik komersial pertarungan ini tetap besar, mengingat reputasi kedua petinju yang telah mendunia.

Mike Tyson menegaskan pertarungan ini benar-benar terjadi atas inisiatif Mayweather: “Saya masih tidak percaya Floyd benar-benar ingin melakukan ini. Ini akan berisiko bagi kesehatannya, tapi dia ingin, jadi ini terjadi!” ujar Tyson.

Floyd Mayweather Jr menambahkan, “Selama 30 tahun saya bertinju, tidak ada satu petinju pun yang bisa merusak warisan saya. Jika saya melakukan sesuatu, itu akan besar dan legendaris.”

Meski tanggal 25 April telah diumumkan, lokasi tepatnya masih menunggu konfirmasi, meski ibu kota Kongo, Kinshasa, diperkirakan akan menjadi venue.

Dunia tinju global akan menantikan duel ini dengan penuh antusiasme, mengingat reputasi dan sejarah kedua legenda.

Artikel Tag: Floyd Mayweather Jr, Mike Tyson, Muhammad Ali

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru