Eddie Hearn Kritik Kualitas Event Tinju Zuffa Boxing
Eddie Hearn
Berita Tinju: Ketegangan antara Eddie Hearn dan Dana White semakin memanas seiring masuknya White ke bisnis tinju melalui Zuffa Boxing. Hubungan yang sebelumnya terjalin baik kini berubah menjadi saling sindir di ruang publik.
Dalam konferensi pers setelah gelaran ketiga Zuffa, White menyebut Hearn tidak memiliki visi sebagai promotor dan hanya meneruskan bisnis sang ayah, Barry Hearn, pendiri Matchroom pada 1982. Pernyataan itu langsung memicu respons keras dari Hearn.
Berbicara kepada media Inggris, Hearn mengaku heran dengan tudingan tersebut. Ia menilai White selama ini justru kerap memuji dirinya dan Matchroom sebagai perusahaan.
“Agak aneh mendengar dia bilang saya tidak punya visi. Selama ini dia selalu memuji saya dan perusahaan kami. Jadi komentar itu cukup mengejutkan,” ujar Hearn.
Ia kemudian mempertanyakan konsep yang ditawarkan Zuffa di dunia tinju. Menurutnya, hingga kini belum terlihat arah yang jelas dari promosi tersebut.
“Kalau bicara soal visi, apa sebenarnya visi mereka? Membuat sabuk sendiri dan menyebutnya revolusi? Itu bukan visi, itu kontrol. Dunia tinju itu keras dan kompetitif. Mereka tidak ingin bersaing di sistem yang ada, mereka ingin membangun dunianya sendiri,” katanya.
Hearn juga mengkritik kualitas event yang sejauh ini diproduksi Zuffa. Ia menyebut standar produksi dan daya tarik kartu pertandingan masih jauh dari level promotor besar.
“Saat ini kalau dibandingkan dengan event Matchroom, pertunjukan Zuffa masih jauh tertinggal. Mereka mungkin akan berkembang dan merekrut nama besar, tetapi untuk sekarang kualitasnya belum sebanding,” tegasnya.
Tak berhenti di situ, Eddie Hearn membalas komentar White soal dirinya yang disebut hanya bekerja untuk ayahnya. Ia mengakui peran Barry Hearn dalam membangun fondasi Matchroom, namun menegaskan bahwa kepemimpinannya berdiri atas pencapaian sendiri.
“Ya, saya bekerja bersama ayah saya. Tetapi Dana juga pernah bekerja untuk pemilik sebelumnya. Sekarang pun dia punya mitra baru. Jadi tidak perlu membawa hal pribadi ke ranah profesional,” ujarnya.
Perseteruan ini mencerminkan rivalitas baru di industri tinju, terutama setelah White mencoba menantang model promosi tradisional yang telah lama berjalan. Dengan ego besar di kedua kubu, kecil kemungkinan ketegangan ini mereda dalam waktu dekat.
Artikel Tag: Dana White, Eddie Hearn, Matchroom Boxing