Elif Nur Turhan Siap Pertahankan Gelar IBF Kelas Ringan pada 31 Januari
Elif Nur Turhan (kiri) dan Taylah Gentzen. (Foto: Fight TV)
Juara dunia kelas ringan wanita versi IBF, Elif Nur Turhan, tidak membuang waktu untuk kembali naik ring pada awal 2026.
Petinju asal Turki itu dijadwalkan mempertahankan gelarnya untuk pertama kali melawan penantang asal Australia, Taylah Gentzen, pada 31 Januari di Newcastle, Inggris.
Pertarungan tersebut akan menjadi bagian dari partai pendukung duel perebutan gelar kelas junior menengah antara Bakhram Murtzaliev dan Josh Kelly.
Laga ini sekaligus menandai awal kesibukan Turhan di tahun baru setelah menjalani 2025 yang luar biasa.
Elif Nur Turhan (12-0, 8 KO), yang berada di bawah promotor Matchroom, tampil impresif sepanjang 2025 dengan menyapu bersih tiga pertarungan melalui kemenangan knockout.
Puncaknya terjadi pada Desember lalu ketika ia merebut sabuk juara dunia IBF usai menghentikan Beatriz Ferreira dengan KO pada ronde kedelapan di Monaco.
Kemenangan tersebut menjadi pernyataan kuat Turhan di panggung tinju dunia, berkat kombinasi kecepatan, kekuatan pukulan, dan agresivitas yang mematikan.
Hanya kurang dari satu bulan setelah merebut gelar juara dunia, petinju berusia 30 tahun itu sudah siap menghadapi tantangan baru.
Lawannya, Taylah Gentzen (8-1, 3 KO), merupakan petinju muda Australia yang tengah membangun reputasi dan berambisi menciptakan kejutan besar dengan merebut sabuk IBF dalam laga tandang.
Performa gemilang Elif Nur Turhan sepanjang tahun lalu membuatnya mendapat pengakuan luas.
Ia menempati peringkat ke-10 dalam daftar petinju wanita terbaik versi ESPN untuk 2025, sekaligus masuk daftar pound-for-pound ESPN untuk pertama kalinya, juga di posisi ke-10 pada Januari ini.
Capaian tersebut menegaskan statusnya sebagai salah satu petinju wanita paling berbahaya saat ini.
Bos Matchroom, Eddie Hearn, yang juga mengonfirmasi perpanjangan kontrak multi-tahun dengan Turhan, menyebut anak asuhnya sebagai salah satu pemukul terkeras di tinju wanita, tanpa memandang kelas.
Menurut Hearn, masa depan Elif Nur Turhan dipenuhi laga-laga besar.
Hearn bahkan mengungkapkan bahwa pertarungan unifikasi melawan juara dunia WBC Caroline Dubois menjadi target utama.
Namun, Dubois sendiri menyatakan keinginannya untuk lebih dulu menghadapi juara WBO Terri Harper pada kuartal pertama 2026 dalam upaya menuju status juara sejati.
Sementara rencana besar menanti di depan, fokus Elif Nur Turhan kini tertuju pada Newcastle, di mana ia bertekad mempertahankan gelar dan melanjutkan dominasinya di kelas ringan wanita.