Evander Holyfield Ungkap 2 Lawan Terberatnya
Evander Holyfield Ungkap 2 Lawan Terberatnya - sumber: (secondsout)
Berita Tinju – Legenda tinju dunia Evander Holyfield pernah mengungkapkan dua lawan terberat sepanjang karier profesionalnya yang gemilang.
Petinju berjuluk ‘The Real Deal’ itu mencatat sejarah sebagai petinju pertama yang merebut gelar juara dunia tak terbantahkan di kelas cruiserweight dan heavyweight, sebuah pencapaian yang baru terulang kembali pada Mei 2024. Pada era 1990-an, Holyfield menjelma sebagai salah satu heavyweight terbaik dengan kemenangan penting atas George Foreman, Michael Moorer, dan Mike Tyson.
Holyfield resmi pensiun pada 2012 setelah mengalahkan Brian Nielsen. Ia menutup karier dengan rekor 44 kemenangan, 10 kekalahan, dan 2 hasil imbang, catatan yang kerap dianggap belum sepenuhnya mencerminkan kualitas luar biasanya di atas ring.
Dalam wawancara bersama The Ring Magazine, Holyfield menyebut Riddick Bowe dan Dwight Muhammad Qawi sebagai dua lawan paling tangguh yang pernah dihadapinya.
“Saya akan mengatakan Bowe. Saya tiga kali bertarung melawannya. Dia sangat kompetitif dan selalu datang dalam kondisi prima saat menghadapi saya. Lalu… saya juga akan mengatakan Qawi,” ujar Holyfield.
Rivalitas Holyfield dengan Riddick Bowe melahirkan salah satu trilogi paling berkesan dalam sejarah tinju. Dari tiga pertemuan tersebut, Bowe—yang dijuluki ‘Big Daddy’—memenangi duel pertama dan ketiga untuk unggul dalam persaingan mereka.
Sementara itu, Holyfield dua kali berhadapan dengan Dwight Muhammad Qawi saat masih berlaga di kelas cruiserweight. Pertemuan pertama terjadi pada Juli 1986, ketika Holyfield menang setelah pertarungan keras selama 15 ronde sekaligus merebut gelar WBA cruiserweight.
Setahun berselang, keduanya kembali bertemu. Holyfield kembali keluar sebagai pemenang dengan menghentikan Qawi pada ronde keempat, sekaligus mempertahankan sabuk WBA dan IBF cruiserweight miliknya.
Artikel Tag: Evander Holyfield, Riddick Bowe